Astronot Mengidentifikasi Bulat Es Misterius Di Danau Baikal
Friday, May 29, 2009
Edit
April 2009, para astronot yang sedang berada di stasiun antariksa internasional melihat adanya bundar es misterius di Danau Baikal, Rusia, yang juga dikenal sebagai danau terdalam didunia. Dan luar biasanya, bukan hanya satu bundar yang teridentifikasi, melainkan dua. Walaupun bundar itu lebih mungkin disebabkan oleh sebab-sebab alami dibanding Ekstra terestrial, namun beberapa aspek dari munculnya bundar itu menjungkirbalikkan logika.
Para ilmuwan memperkirakan bahwa dua bundar itu disebabkan oleh pecahnya es di danau dan mengakibatkan arus hangat masuk ke dalam celah-celahnya yang biasa terjadi sekitar bulan Juni. Warna gelap pada bundar pertanda penipisan lapisan es.
Lingkaran-lingkaran menyerupai itu sebelumnya juga pernah terlihat pada tahun 1985 dan 1994 di danau itu, namun lokasi bundar yang berada di selatan danau dimana airnya relatif dalam dan hambar telah membuat para ilmuwan kebingungan. Beberapa Ufolog berspekulasi bahwa fenomena itu ialah "Crop Circle" yang dibentuk didasar lautan oleh para ekstra terestrial.
Danau Baikal sendiri ialah sebuah danau yang penuh dengan keanehan. Danau itu ialah danau dengan volume air terbesar di dunia dan mempunyai kedalaman 5370 kaki, yang menjadikannya danau terdalam di dunia. Diperkirakan usianya telah mencapai 25 juta tahun yang juga menjadikannya danau tertua di dunia.Foto pertama diatas diambil oleh astronot dari stasiun antariksa internasional. Sedangkan foto kedua diambil oleh satelit MODIS milik NASA (lingkaran es itu ialah dua titik kecil di kiri bawah dan kanan atas foto).
UPDATE - 3 Juni 2009
Setelah pemberitaan mengenai inovasi bundar es misterius oleh astronot di danau Baikal pada April 2009, tanggal 1 Juni 2009, Pemerintah Rusia mengeluarkan sebuah press release yang menyatakan bahwa mereka mempunyai klarifikasi mengenai lantaran terjadinya bundar itu, yaitu GAS METANA YANG NAIK DARI DASAR DANAU.
Emisi gas Metana sanggup membuat kenaikan massa air hangat yang lalu akan mulai membentuk bundar air lantaran sebuah gaya yang disebut Gaya Coriolos atau fenomena yang disebabkan oleh rotasi bumi yang juga mengakibatkan angin siklon.
"Ketika massa air mencapai potongan bawah es di permukaan danau, air hangat akan mencairkan es dalam bentuk lingkaran," Kata Marianne Moore, spesialis ekologi kelautan di Wellesley College di Massachusetts yang menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari danau Baikal.
"Yang menarik ialah bundar ini mengakibatkan terdapatnya emisi gas metana dalam jumlah yang tinggi dan akan muncul ke permukaan sekitar demam isu panas sehingga membawa risiko yang berbahaya bagi kapal" Kata Moore.
Fenomena ini bukan hal yang gres bagi pemerintah Rusia. Menurut mereka, fenomena ini sudah pernah terlihat sebelumnya pada tahun 1985 dan 1994 dan terdokumentasi dengan baik di kementerian Sumber Alam Rusia.
(wired.com)