Gumpalan Hitam Misterius Sepanjang 12 Mil Muncul Di Alaska
Saturday, July 18, 2009
Edit
15 Juli 2009, Sebuah gumpalan hitam misterius sepanjang 12 mil muncul di bahari arktik mendekati pantai Alaska. Penjaga pantai kelas 1 berjulukan Terry Hasenauer berkata, "Gumpalan itu terlihat menyerupai organisme biologis yang hidup. Kelihatannya bukan menyerupai tumpahan minyak atau limbah. Dari baunya, aku meyakini itu yaitu organisme laut." Lagipula tidak ada tumpahan minyak yang dilaporkan di wilayah itu.
ubur-ubur dan burung laut yang mati terperangkap di dalam gumpalan itu.
Fenomena asing ini pernah dilaporkan muncul di Florida sekitar delapan tahun yang lalu. Para peneliti hanya sanggup menawarkan kesimpulan awal bahwa gumpalan itu yaitu sejenis alga bahari yang asing.
UPDATE 21 Juli 2009
ubur-ubur dan burung laut yang mati terperangkap di dalam gumpalan itu.
Fenomena asing ini pernah dilaporkan muncul di Florida sekitar delapan tahun yang lalu. Para peneliti hanya sanggup menawarkan kesimpulan awal bahwa gumpalan itu yaitu sejenis alga bahari yang asing.
UPDATE 21 Juli 2009
Hasil pengujian terhadap gumpalan hitam misterius tersebut keluar pada tanggal 17 Juli 2009 dan mengkonfirmasi dugaan sebagian orang bahwa gumpalan tersebut yaitu sekumpulan Alga laut. Namun masih belum diketahui apakah alga bahari ini berbahaya atau tidak.
Yang mengganggu pikiran para penduduk adalah, alga tersebut tidak pernah terlihat sebelumnya, bahkan oleh para penduduk paling bau tanah sekalipun. Alga dikenal sering muncul di sebagian besar wilayah pantai dan bahari Amerika. Kadang beberapa jenis alga tersebut mengandung racun yang cukup berbahaya dan sanggup menjadikan pantai ditutup untuk sementara waktu.
Menurut Prof. Brenda Koner, spesialis biologi kelautan, alga bahari yaitu hal yang biasa muncul di bahari Arktik. Hanya butuh kombinasi yang tepat, maka terciptalah kumpulan alga itu. Namun menurutnya gumpalan alga hitam tersebut memang agak aneh. Namun dia hanya sanggup menawarkan dugaan sementara bahwa anomali itu terjadi tanggapan global warming.
(anchoragedailynews)
Yang mengganggu pikiran para penduduk adalah, alga tersebut tidak pernah terlihat sebelumnya, bahkan oleh para penduduk paling bau tanah sekalipun. Alga dikenal sering muncul di sebagian besar wilayah pantai dan bahari Amerika. Kadang beberapa jenis alga tersebut mengandung racun yang cukup berbahaya dan sanggup menjadikan pantai ditutup untuk sementara waktu.
Menurut Prof. Brenda Koner, spesialis biologi kelautan, alga bahari yaitu hal yang biasa muncul di bahari Arktik. Hanya butuh kombinasi yang tepat, maka terciptalah kumpulan alga itu. Namun menurutnya gumpalan alga hitam tersebut memang agak aneh. Namun dia hanya sanggup menawarkan dugaan sementara bahwa anomali itu terjadi tanggapan global warming.
(anchoragedailynews)