Misteri Ledakan Di Langit Bone - Terpecahkan ?

Pada tanggal 8 Oktober 2009, sekitar pukul 11.00 WITA, warga kabupaten Bone mendengar sebuah ledakan di langit disertai asap memanjang yang menggantung selama beberapa menit. Hingga kini, otoritas setempat belum sanggup menawarkan kepastian mengenai sumber ledakan. Namun sebuah goresan pena di sebuah media menyampaikan bahwa misteri itu telah terpecahkan. Menurutnya ledakan itu yaitu akhir pesawat sukhoi yang sedang mengadakan latihan. Benarkah ?


Dalam dua hari ini, saya menerima beberapa undangan untuk menulis mengenai ledakan Bone. Makara kali ini saya memutuskan untuk menulis mengenai hal itu. Tulisan ini tidak bermaksud menjawab misteri ledakan itu. Namun saya akan mengemukakan apa yang percayai. Ini hanyalah pendapat langsung seorang awam.

Informasi-informasi berikut ini saya kumpulkan dari beberapa media, terutama okezone.com, kompas.com dan detik.com. Karena rata-rata media lain juga memuat hal yang sama, maka saya hanya memfokuskan pada tiga media tersebut.

Bagi yang belum mengetahui soal ledakan itu, inilah kronologi bencana tersebut :

Waktu Ledakan
Ledakan misterius itu terjadi sekitar pukul 11.00 WITA. Warga kabupaten Bone mendengar ledakan itu sebanyak 4 kali. Walaupun ada juga yang hanya menyampaikan 1 kali. Namun paling tidak kita mengetahui bahwa memang terjadi ledakan di udara. Ledakan ini juga terdengar di Gowa dan Wajo.

ledakan tersebut. Ini berhasil direkam oleh kamera ponsel seorang warga yang sanggup kita lihat ditayangkan di banyak sekali stasiun televisi.

Saksi lain, seorang wanita, 30 tahun, berjulukan Nina Amir mengaku melihat sebuah objek berbentuk bola api dengan ekor jatuh disertai dengan bunyi ledakan ketika ia melintasi jembatan kembar di Gowa.

Menurut warga lain, dinding-dinding rumah mereka bergetar dan ini dikonfirmasi dengan catatan yang dipantau oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan yang mencatat adanya gempa kecil berskala 1,9 skala Richter dengan sumber di sekitar teluk Bone.

Korban Jiwa
Hingga ketika ini, tercatat ada satu korban jiwa yang bekerjasama dengan bencana ini, yaitu seorang anak perempuan berumur 9 tahun yang terjatuh sesudah mendengar ledakan. Menurut sumber disekitarnya, kemungkinan ia mengalami serangan jantung alasannya yaitu kaget.

Pendapat Otoritas Terkait
Pada awal terjadi laporan ledakan dan kepulan asap di langit, penduduk lokal menerka bahwa ledakan tersebut berasal dari pesawat sipil atau militer yang jatuh. Namun setiap pesawat yang tinggal landas niscaya mempunyai catatan penerbangan yang dilaporkan ke pihak terkait. Kali ini, otoritas setempat tidak mengumumkan adanya pesawat yang jatuh. Demikian juga Tentara Nasional Indonesia AU.

Jadi kita sanggup mengabaikan teori ini.

Dibawah ini yaitu teori-teori yang dikemukakan oleh otoritas terkait :

Staf BMKG Sulawesi selatan, Made Widiada yang diwawancarai oleh Okezone mensinyalir bahwa ledakan tersebut merupakan ledakan yang berasal dari gempa berskala kecil. (klik disini untuk sumber lengkapnya.

Oh ya, bagi yang belum tahu, contrails adalah jejak asap di langit.

Deskripsi para saksi ini sangat ibarat dengan ledakan Bone. Masih ada banyak bencana yang saya temukan ibarat dengan ledakan Bone, namun alasannya yaitu saya tidak mau goresan pena ini menjadi panjang, saya memutuskan hanya memuat tiga diantaranya.

Kesimpulan
Meteor yang bergerak dengan kecepatan tinggi sanggup menjadikan sonic boom, sama ibarat pesawat yang bergerak dengan kecepatan suara. Menurut para ahli, meteor seukuran bola basket saja sanggup menjadikan sonic boom. Meteor tersebut masuk ke atmosfer bumi dan terlihat ibarat bola api akhir gaya tabrakan dengan udara. Akibat tabrakan itu juga meteor tersebut akan pecah menjadi serpihan-serpihan. Makara kalaupun ada, serpihan yang berhasil menyentuh bumi kemungkinan hanyalah berbentuk meteorit yang kecil sehingga akan sangat sukar ditemukan. inilah yang mungkin telah terjadi di Bone pada tanggal 8 Oktober kemarin.

Tapi mungkin anda bertanya, bagaimana dengan pendapat Moedji Raharto yang menyampaikan bahwa sangat jarang meteor jatuh pada pagi hari ?

Jawaban saya sederhana. Moedji Raharto menyampaikan "jarang", bukan "tidak mungkin". Lagipula saya menemukan contoh-contoh di dunia dimana meteor jatuh ke bumi pada pagi/siang hari.

Lalu bagaimana dengan tanggapan pak Hanafi Hamzah yang menyampaikan bahwa kecil kemungkinan ledakan itu berasal dari meteor alasannya yaitu meteor niscaya akan terbakar habis sebelum hingga ke bumi ?

Jawaban saya yaitu : Meteor tidak selalu terbakar habis sebelum hingga ke bumi. Meteor yang berhasil mencapai permukaan bumi disebut Meteorit.

Jadi saya tetap percaya bahwa ledakan tu bersumber dari meteor. Tapi ibarat yang saya bilang, ini cuma pendapat seorang awam.


UPDATE 28 OKTOBER 2009
Pada tanggal 23 Oktober 2009, NASA leat websitenya mengkonfirmasi bahwa ledakan yang terdengar di Bone yaitu sebuah asteroid (meteor) dengan diameter sekitar 10 meter dengan berpengaruh ledakan sekitar 10 kiloton. Sisa-sisa meteor tersebut tidak ditemukan alasannya yaitu diperkirakan jatuh ke laut. (neo.jpl.nasa.gov)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel