Misteri Cahaya Marfa - Terpecahkan ?
Monday, November 30, 2009
Edit
Beberapa waktu yang lalu, aku telah menulis mengenai fenomena misterius yang disebut dengungan bumi (earth's hum), yaitu bunyi frekuensi rendah yang kadang terdengar di beberapa serpihan bumi. Ini satu lagi, fenomena misterus serupa yang terjadi di beberapa serpihan bumi, yaitu cahaya bumi (earth's light).
Apabila dengungan bumi yang paling dikenal yaitu Taos Hum, maka cahaya bumi yang paling populer yaitu yang berasal dari wilayah Marfa di Texas, yang kadang disebut Marfa's Light atau cahaya Marfa. Kaprikornus goresan pena ini akan lebih memfokuskan pada cahaya marfa.
Selain di Marfa, fenomena serupa juga terjadi beberapa serpihan dunia lainnya. Ada Brown Mountain Lights di North Carolina, Hessdalen Light di Norwegia, Paulding Light di Michigan dan Min min light di Australia.
Dari antara semua fenomena tersebut, Cahaya Marfa yaitu penampakan yang pertama kali dilaporkan.
Sejarah Cahaya Marfa
Pada tahun 1957, satu artikel di sebuah majalah menceritakan adanya fenomena misterius berupa penampakan bola cahaya gila pada malam hari di erat wilayah Marfa, Texas. Ukurannya sebesar bola basket dan terlihat mengapung setinggi pundak ke atas.
Kadang bola cahaya ini terlihat berjumlah lebih dari satu. Beberapa saksi bahkan menyaksikan bola cahaya ini membelah dan bertambah banyak. Biasanya bola-bola cahaya ini berwarna putih, merah, kuning, atau oranye dan bergerak naik turun.
Walaupun fenomena ini pertama kali dipublikasikan pada tahun itu, laporan yang lebih awal sanggup ditemukan lewat dongeng ekspresi ke ekspresi semenjak puluhan tahun sebelumnya.
Pada tahun 1883, Seorang penduduk Texas berjulukan Robert Ellison sedang berkemah di sebelah barat Paisano Pass, Texas. Tak usang kemudian ia mulai menyaksikan cahaya-cahaya gila berbentuk bola di kejauhan.
Pada mulanya ia mengira kalau cahaya itu yaitu sinyal dari suku Indian Apache. Namun sesudah memandangnya selama beberapa saat, ia menyadari bahwa cahaya itu bukan ibarat yang dipikirkannya. Selama beberapa saat, Ellison melihat bola cahaya gila itu menari-menari dengan liar di atas permukaan tanah. Penasaran, ia pulang ke rumah dan menceritakan penampakan itu kepada teman-temannya.
Salah seorang dari sahabat Ellison kemudian menyampaikan kepadanya bahwa cahaya itu memang sering terlihat di daerah itu dan tidak ada seorangpun yang tahu darimana asalnya.
Setelah publikasi tahun 1957 mengenai fenomena ini, penampakan bola cahaya tersebut menjadi hal yang sangat biasa di wilayah itu. Para penduduk sanggup melihat cahaya Marfa muncul hampir setiap malam.
Mereka yang ingin tahu kemudian mencoba menyidik sumber bola cahaya tersebut. Namun mereka tidak menemukan apapun. Tidak ada bangunan, api unggun, aktifitas insan atau deposit mineral yang mencurigakan.
Saking umumnya fenomena ini, di wilayah Marfa, bahkan disediakan satu daerah dimana para turis sanggup melihat cahaya tersebut dengan jelas, yaitu di sisi selatan Highway 90, sekitar 8 mil timur Marfa. Para pemburu cahaya sanggup memarkir kendaraan beroda empat mereka disitu dan melihat ke arah puncak Chinati. Dan disinilah umumnya mereka sanggup melihat bola-bola cahaya gila menari-nari di udara.
Darimanakah cahaya misterius itu berasal ?
Teori-teori
Ada beberapa teori yang berusaha menjelaskan sumber cahaya gila tersebut, baik yang bersifat sains atau tidak.
Sebagian orang menyebut cahaya ini yaitu cahaya yang berasal dari ufo atau alien. Sebagian lagi menyampaikan bahwa cahaya itu yaitu arwah yang termanifestasi dalam bentuk orb.
Tentu saja aku tidak akan menghabiskan waktu untuk membahas kedua teori itu. Tapi aku akan membahas teori yang bersifat sains.
Gas Rawa
Satu kala yang lalu, tidak ada cahaya yang lebih terang dibanding lentera atau api unggun. Kaprikornus beberapa peneliti mengusulkan kemungkinan gas yang berasal dari rawa. Gas yang naik dari rawa akan termanifestasi dalam bentuk cahaya-cahaya. Namun masalahnya di wilayah marfa, tidak pernah ada rawa yang ditemukan.
St Elmo's Fire
Teori lainnya yaitu St Elmo's Fire, yaitu sebuah fenomena cuaca elektrikal dimana cahaya plasma tercipta oleh pelepasan koronal yang berasal dari objek erat permukaan tanah yang berada di atmosfer yang dipenuhi oleh medan elektrik.
Stop ! anda mungkin berteriak !
Tenang, aku tahu, definisi di atas terlalu membingungkan. Bahkan aku yang menulisnya sama sekali tidak mengerti artinya.
Jadi aku akan mempermudahnya. St Elmo's fire yaitu kilauan yang menyertai pelepasan listrik yang terus menerus dari objek tertentu.
(Jika anda masih belum memahami definisi ini, maka aku tidak tahu harus berkata apa lagi.)
Oh ya, St Elmo's Fire ini juga pernah menjadi teori klarifikasi mengenai penampakan ufo di masa lampau ibarat foo fighters yang pernah aku tulis sebelumnya.
Fenomena ini sering muncul ketika terjadi petir dan waktu tertentu dimana awan yang mengandung muatan listrik muncul. Namun disinilah kelemahan teori ini. Fenomena ini tidak tercipta apabila syarat di atas tidak terpenuhi.
Pembalikan temperatur
Diantara semua teori mengenai sumber cahaya Marfa, ada satu teori yang dianggap paling sempurna sebagai pemecahan perkara ini. Teori ini telah diuji dan dibuktikan, yaitu teori pembalikan temperatur.
Menurut beberapa peneliti, cahaya Marfa sebenarnya berasal dari lampu kendaraan beroda empat yang bertemu dengan fenomena pembalikan temperatur.
Pembalikan temperatur sendiri terjadi ketika udara padat yang hambar terjebak pada lapisan udara hangat di erat tanah.
Jadi, ketika sebuah kendaraan beroda empat lewat di jalan tol, bahkan bermil-mil jauhnya, dan bertemu dengan kondisi pembalikan temperatur, maka cahaya lampu kendaraan beroda empat akan membuat bola-bola cahaya gila yang mengapung di udara.
Dalam perkara Marfa, pembalikan temperatur terjadi akhir Iklim puncak Chinati yang hangat bertemu dengan iklim plato Marfa yang lebih dingin.
Oh ya, satu lagi. Teori ini juga digunakan oleh para pejabat militer Amerika dari project blue book untuk menjelaskan fenomena Washington national airport sightings.
Eksperimen pembuktian cahaya Marfa
Teori penyimpangan temperatur ini terbukti pada tahun 2004. Saat itu University of Texas mengirim sekelompok mahasiswa fisika untuk menyidik cahaya Marfa. Mereka menemukan bola-bola cahaya ini muncul sempurna ketika kendaraan beroda empat melewati Highway 67. Dan bukan itu saja, frekuensi kemunculan cahaya ini mempunyai kekerabatan dengan frekuensi kemudian lalang kendaraan di Highway 67.
Eksperimen pembuktian cahaya Min min
Kesimpulan para mahasiswa fisika ini juga diteguhkan oleh seorang profesor dari University of Queensland, Australia, yang menyidik Cahaya Min min di Australia.
Menurut Prof. Jack Pettigrew, cahaya Min min di Queensland juga tercipta akhir refleksi dari sumber cahaya yang bermil-mil jauhnya. Bahkan menurutnya, ia sanggup membuat cahaya yang sama dengan fenomena Min min.
Pertama kali Prof Pettigrew melihat cahaya Min min, ia juga kebingungan dibuatnya. Namun sesudah melaksanakan penelitian yang mendalam, ia menyadari bahwa pada ketika ia menyaksikan bola cahaya itu, ada sebuah kendaraan beroda empat yang sedang lewat di erat situ.
Sama ibarat para mahasiswa fisika dari University of texas, Prof Pettigrew juga mengadakan uji coba. Ia mengendarai mobilnya melewati jalan tertentu di Queensland dan enam pengamat yang berdiri di daerah lain menyaksikan sebuah bola cahaya mengapung di udara, Cahaya Min min.
Kesimpulan akhir
Ok...sekarang kita tahu bahwa cahaya bumi ibarat cahaya Marfa contohnya disebabkan oleh adanya lampu kendaraan beroda empat yang bertemu dengan pembalikan temperatur.
Tapi, bagaimana dengan penampakan Robert Ellison pada tahun 1883. Henry Ford gres membuat kendaraan beroda empat pertamanya tahun 1896.
Para peneliti yang menganggap misteri ini telah terpecahkan berpikir sangat sederhana. Mereka menyimpulkan bahwa tidak ada bukti bahwa Robert Ellison pernah menyaksikan cahaya Marfa. Kaprikornus mereka beranggapan bahwa penampakan cahaya sebelum kendaraan beroda empat kemudian lalang di Marfa yaitu laporan palsu.
Nah, disinilah aku mempunyai perbedaan pendapat dengan para peneliti. Menurut aku kebetulan yang gila kalau dongeng turun temurun kemudian "kebetulan" termanifestasi di wilayah yang sama puluhan tahun kemudian.
Tapi apa boleh buat. Apabila di pengadilan, untuk menunjukan seseorang bersalah atau tidak bersalah, diharapkan Saksi dan Bukti.
Mengenai penampakan Ellison, saksinya sudah usang menjadi tanah. Sedangkan mengenai bukti, sayang, ketika itu Ellison tidak membawa kamera. Tapi kita tidak sanggup menyalahkannya bukan ?
Apakah misteri cahaya Marfa sudah terpecahkan ? Saya rasa aku akan menganggapnya benar-benar terpecahkan jikalau penampakan Ellison sanggup dijelaskan.
(wikipedia, senioryears.com)
Apabila dengungan bumi yang paling dikenal yaitu Taos Hum, maka cahaya bumi yang paling populer yaitu yang berasal dari wilayah Marfa di Texas, yang kadang disebut Marfa's Light atau cahaya Marfa. Kaprikornus goresan pena ini akan lebih memfokuskan pada cahaya marfa.
Selain di Marfa, fenomena serupa juga terjadi beberapa serpihan dunia lainnya. Ada Brown Mountain Lights di North Carolina, Hessdalen Light di Norwegia, Paulding Light di Michigan dan Min min light di Australia.
Dari antara semua fenomena tersebut, Cahaya Marfa yaitu penampakan yang pertama kali dilaporkan.
Sejarah Cahaya Marfa
Pada tahun 1957, satu artikel di sebuah majalah menceritakan adanya fenomena misterius berupa penampakan bola cahaya gila pada malam hari di erat wilayah Marfa, Texas. Ukurannya sebesar bola basket dan terlihat mengapung setinggi pundak ke atas.
Kadang bola cahaya ini terlihat berjumlah lebih dari satu. Beberapa saksi bahkan menyaksikan bola cahaya ini membelah dan bertambah banyak. Biasanya bola-bola cahaya ini berwarna putih, merah, kuning, atau oranye dan bergerak naik turun.
Walaupun fenomena ini pertama kali dipublikasikan pada tahun itu, laporan yang lebih awal sanggup ditemukan lewat dongeng ekspresi ke ekspresi semenjak puluhan tahun sebelumnya.
Pada tahun 1883, Seorang penduduk Texas berjulukan Robert Ellison sedang berkemah di sebelah barat Paisano Pass, Texas. Tak usang kemudian ia mulai menyaksikan cahaya-cahaya gila berbentuk bola di kejauhan.
Pada mulanya ia mengira kalau cahaya itu yaitu sinyal dari suku Indian Apache. Namun sesudah memandangnya selama beberapa saat, ia menyadari bahwa cahaya itu bukan ibarat yang dipikirkannya. Selama beberapa saat, Ellison melihat bola cahaya gila itu menari-menari dengan liar di atas permukaan tanah. Penasaran, ia pulang ke rumah dan menceritakan penampakan itu kepada teman-temannya.
Salah seorang dari sahabat Ellison kemudian menyampaikan kepadanya bahwa cahaya itu memang sering terlihat di daerah itu dan tidak ada seorangpun yang tahu darimana asalnya.
Setelah publikasi tahun 1957 mengenai fenomena ini, penampakan bola cahaya tersebut menjadi hal yang sangat biasa di wilayah itu. Para penduduk sanggup melihat cahaya Marfa muncul hampir setiap malam.
Mereka yang ingin tahu kemudian mencoba menyidik sumber bola cahaya tersebut. Namun mereka tidak menemukan apapun. Tidak ada bangunan, api unggun, aktifitas insan atau deposit mineral yang mencurigakan.
Saking umumnya fenomena ini, di wilayah Marfa, bahkan disediakan satu daerah dimana para turis sanggup melihat cahaya tersebut dengan jelas, yaitu di sisi selatan Highway 90, sekitar 8 mil timur Marfa. Para pemburu cahaya sanggup memarkir kendaraan beroda empat mereka disitu dan melihat ke arah puncak Chinati. Dan disinilah umumnya mereka sanggup melihat bola-bola cahaya gila menari-nari di udara.
Darimanakah cahaya misterius itu berasal ?
Teori-teori
Ada beberapa teori yang berusaha menjelaskan sumber cahaya gila tersebut, baik yang bersifat sains atau tidak.
Sebagian orang menyebut cahaya ini yaitu cahaya yang berasal dari ufo atau alien. Sebagian lagi menyampaikan bahwa cahaya itu yaitu arwah yang termanifestasi dalam bentuk orb.
Tentu saja aku tidak akan menghabiskan waktu untuk membahas kedua teori itu. Tapi aku akan membahas teori yang bersifat sains.
Gas Rawa
Satu kala yang lalu, tidak ada cahaya yang lebih terang dibanding lentera atau api unggun. Kaprikornus beberapa peneliti mengusulkan kemungkinan gas yang berasal dari rawa. Gas yang naik dari rawa akan termanifestasi dalam bentuk cahaya-cahaya. Namun masalahnya di wilayah marfa, tidak pernah ada rawa yang ditemukan.
St Elmo's Fire
Teori lainnya yaitu St Elmo's Fire, yaitu sebuah fenomena cuaca elektrikal dimana cahaya plasma tercipta oleh pelepasan koronal yang berasal dari objek erat permukaan tanah yang berada di atmosfer yang dipenuhi oleh medan elektrik.
Stop ! anda mungkin berteriak !
Tenang, aku tahu, definisi di atas terlalu membingungkan. Bahkan aku yang menulisnya sama sekali tidak mengerti artinya.
Jadi aku akan mempermudahnya. St Elmo's fire yaitu kilauan yang menyertai pelepasan listrik yang terus menerus dari objek tertentu.
(Jika anda masih belum memahami definisi ini, maka aku tidak tahu harus berkata apa lagi.)
Oh ya, St Elmo's Fire ini juga pernah menjadi teori klarifikasi mengenai penampakan ufo di masa lampau ibarat foo fighters yang pernah aku tulis sebelumnya.
Fenomena ini sering muncul ketika terjadi petir dan waktu tertentu dimana awan yang mengandung muatan listrik muncul. Namun disinilah kelemahan teori ini. Fenomena ini tidak tercipta apabila syarat di atas tidak terpenuhi.
Pembalikan temperatur
Diantara semua teori mengenai sumber cahaya Marfa, ada satu teori yang dianggap paling sempurna sebagai pemecahan perkara ini. Teori ini telah diuji dan dibuktikan, yaitu teori pembalikan temperatur.
Menurut beberapa peneliti, cahaya Marfa sebenarnya berasal dari lampu kendaraan beroda empat yang bertemu dengan fenomena pembalikan temperatur.
Pembalikan temperatur sendiri terjadi ketika udara padat yang hambar terjebak pada lapisan udara hangat di erat tanah.
Jadi, ketika sebuah kendaraan beroda empat lewat di jalan tol, bahkan bermil-mil jauhnya, dan bertemu dengan kondisi pembalikan temperatur, maka cahaya lampu kendaraan beroda empat akan membuat bola-bola cahaya gila yang mengapung di udara.
Dalam perkara Marfa, pembalikan temperatur terjadi akhir Iklim puncak Chinati yang hangat bertemu dengan iklim plato Marfa yang lebih dingin.
Oh ya, satu lagi. Teori ini juga digunakan oleh para pejabat militer Amerika dari project blue book untuk menjelaskan fenomena Washington national airport sightings.
Eksperimen pembuktian cahaya Marfa
Teori penyimpangan temperatur ini terbukti pada tahun 2004. Saat itu University of Texas mengirim sekelompok mahasiswa fisika untuk menyidik cahaya Marfa. Mereka menemukan bola-bola cahaya ini muncul sempurna ketika kendaraan beroda empat melewati Highway 67. Dan bukan itu saja, frekuensi kemunculan cahaya ini mempunyai kekerabatan dengan frekuensi kemudian lalang kendaraan di Highway 67.
Eksperimen pembuktian cahaya Min min
Kesimpulan para mahasiswa fisika ini juga diteguhkan oleh seorang profesor dari University of Queensland, Australia, yang menyidik Cahaya Min min di Australia.
Menurut Prof. Jack Pettigrew, cahaya Min min di Queensland juga tercipta akhir refleksi dari sumber cahaya yang bermil-mil jauhnya. Bahkan menurutnya, ia sanggup membuat cahaya yang sama dengan fenomena Min min.
Pertama kali Prof Pettigrew melihat cahaya Min min, ia juga kebingungan dibuatnya. Namun sesudah melaksanakan penelitian yang mendalam, ia menyadari bahwa pada ketika ia menyaksikan bola cahaya itu, ada sebuah kendaraan beroda empat yang sedang lewat di erat situ.
Sama ibarat para mahasiswa fisika dari University of texas, Prof Pettigrew juga mengadakan uji coba. Ia mengendarai mobilnya melewati jalan tertentu di Queensland dan enam pengamat yang berdiri di daerah lain menyaksikan sebuah bola cahaya mengapung di udara, Cahaya Min min.
Kesimpulan akhir
Ok...sekarang kita tahu bahwa cahaya bumi ibarat cahaya Marfa contohnya disebabkan oleh adanya lampu kendaraan beroda empat yang bertemu dengan pembalikan temperatur.
Tapi, bagaimana dengan penampakan Robert Ellison pada tahun 1883. Henry Ford gres membuat kendaraan beroda empat pertamanya tahun 1896.
Para peneliti yang menganggap misteri ini telah terpecahkan berpikir sangat sederhana. Mereka menyimpulkan bahwa tidak ada bukti bahwa Robert Ellison pernah menyaksikan cahaya Marfa. Kaprikornus mereka beranggapan bahwa penampakan cahaya sebelum kendaraan beroda empat kemudian lalang di Marfa yaitu laporan palsu.
Nah, disinilah aku mempunyai perbedaan pendapat dengan para peneliti. Menurut aku kebetulan yang gila kalau dongeng turun temurun kemudian "kebetulan" termanifestasi di wilayah yang sama puluhan tahun kemudian.
Tapi apa boleh buat. Apabila di pengadilan, untuk menunjukan seseorang bersalah atau tidak bersalah, diharapkan Saksi dan Bukti.
Mengenai penampakan Ellison, saksinya sudah usang menjadi tanah. Sedangkan mengenai bukti, sayang, ketika itu Ellison tidak membawa kamera. Tapi kita tidak sanggup menyalahkannya bukan ?
Apakah misteri cahaya Marfa sudah terpecahkan ? Saya rasa aku akan menganggapnya benar-benar terpecahkan jikalau penampakan Ellison sanggup dijelaskan.
(wikipedia, senioryears.com)

