Twin Connection - Adakah Korelasi Telepatik Di Antara Saudara Kembar?
Wednesday, May 5, 2010
Edit
Kita sering mendengar adanya hubungan batin yang berpengaruh pada saudara kembar. Jika yang satu sakit, maka yang lain juga akan menjadi sakit. Jika yang satu berada dalam bahaya, maka saudara kembarnya akan mencicipi ancaman itu bahkan walaupun ia sedang berada di kawasan yang jauh. Karena itu banyak yang percaya jikalau pada anak kembar, terdapat hubungan telepatik yang lebih berpengaruh dibanding pada non kembar. Bagaimana sains menjelaskan fenomena ini?
Taiwo dan Kehinde Oyeteju ialah sepasang saudara kembar dari Lagos, Nigeria. Kisah mereka merupakan salah satu pola kunikan yang terjadi pada saudara kembar.
Taiwo dan Kehinde
Taiwo dan Kehinde lahir dari pasangan Oyeteju. Mereka berdua lahir pada tanggal 26 Maret 1982. Keluarga dan tetangga yang menyaksikan kehidupan mereka semenjak kecil menyimpulkan jikalau kehidupan Taiwo dan Kehinde unik dan sukar dijelaskan.
peristiwa unik yang menyertai saudara kembar lainnya di dunia. Peristiwa-peristiwa ini menciptakan banyak orang berkesimpulan jikalau diantara saudara kembar, ada hubungan yang lebih dalam dibanding sekedar kesamaan wajah.
Kadang, orang menyebutnya dengan nama Twin Connection atau Twin Telephaty
Apakah benar ada hubungan telepati diantara saudara kembar?
Bagaimana sains menjawab fenomena ini?
Eksperimen Pembuktian Telepati
Fenomena Telepati pada saudara kembar sebetulnya cukup menarik perhatian para peneliti. Sejumlah percobaan telah dilakukan untuk mengambarkan kebenaran anggapan ini.
Dalam salah satu eksperimen, sepasang saudara kembar dipisahkan dalam ruangan yang berbeda. Satu orang berfungsi sebagai sender (pengirim pesan) dan satu lagi sebagai receiver (penerima pesan).
Lalu, sender diminta untuk menentukan satu kartu dari antara satu pak kartu. Kemudian, ia diminta untuk berkonsentrasi pada gambarnya dan mengirimkan bayangannya dengan pikiran kepada saudara kembarnya di ruang sebelah.
Lalu, saudara kembarnya yang berfungsi sebagai receiver di ruangan lainnya juga diminta untuk menentukan salah satu kartu dari antara satu pak kartu.
Hasilnya menunjukkan jikalau sang receiver menentukan kartu yang sama dengan yang dipilih sender dengan kemungkinan 50%.
Hasil ini cukup luar biasa mengingat jumlah kartu berbeda yang cukup banyak di dalam satu pak kartu.
Lalu, eksperimen dilanjutkan, namun kali ini dengan sedikit modifikasi.
Kali ini, yang menentukan kartu ialah orang lain, bukan sender. Setelah orang itu menentukan satu kartu, ia memperlihatkannya kepada sender. Sender diminta untuk mengingat gambar kartu tersebut dan mengirimkannya dengan pikiran kepada receiver di ruang sebelah.
Kali ini, kesamaan kartu yang dipilih receiver turun menjadi hanya 25%.
Hasil eksperimen ini menciptakan para peneliti menyimpulkan jikalau tidak ada hubungan telepati diantara saudara kembar. Yang ada hanyalah kesamaan preferensi.
Kesamaan Preferensi
Yang dimaksud dengan kesamaan preferensi disini adalah, kedua saudara kembar itu mempunyai kesamaan hobi, pemikiran, dan kemauan. Ini menjadikan mereka mempunyai pilihan-pilihan yang sama di dalam hidup.
Jika kedua hasil eksperimen tersebut menunjukkan persentase hasil yang sama, maka mungkin memang ada hubungan telepati diantaranya. Tapi, ternyata tidak.
Kesamaan preferensi ini sanggup dihasilkan alasannya ialah mereka tumbuh bersama, menjalani kehidupan bersama, bermain bersama sehingga mereka mengembangkan sifat-sifat yang sama.
Karena kesamaan yang unik itu, orang-orang akan menyangka ada hubungan telepati diantara mereka.
Dalam kasus eksperimen itu, masuk akal jikalau kedua saudara kembar tersebut tertarik dengan kartu yang sama. Tetapi, saat orang lain yang menentukan kartunya, akhirnya menjadi berbeda alasannya ialah preferensi pemilih kartu berbeda dengan mereka.
Eksperimen sejenis juga dilakukan oleh peneliti lainnya dan memang menyimpulkan jikalau tidak ada hubungan telepati diantara saudara kembar.
Dalam kasus kembar Oyeteju di atas, Ibu mereka menyampaikan jikalau Taiwo dan Kehinde saling mengasihi dan suka berbagi. Mereka bahkan suka makan dari piring yang sama dan minum dari gelas yang sama. Ikatan ini telah dibuat semenjak mereka lahir sehingga Taiwo mengenal Kehinde dengan baik, dan sebaliknya.
Ini menciptakan keduanya mempunyai hobi, abjad dan kemauan yang sama, dengan kata lain, kesamaan preferensi.
kesamaan wajah. Ketika kita mempunyai perasaan yang saling terhubung, pada suatu titik, perasaan itu akan saling mengikat. Dengan demikian, kitapun menjadi saudara kembar bagi yang lainnya.
(punchng.com, associatedcontent.com)
Taiwo dan Kehinde Oyeteju ialah sepasang saudara kembar dari Lagos, Nigeria. Kisah mereka merupakan salah satu pola kunikan yang terjadi pada saudara kembar.
Taiwo dan Kehinde
Taiwo dan Kehinde lahir dari pasangan Oyeteju. Mereka berdua lahir pada tanggal 26 Maret 1982. Keluarga dan tetangga yang menyaksikan kehidupan mereka semenjak kecil menyimpulkan jikalau kehidupan Taiwo dan Kehinde unik dan sukar dijelaskan.
peristiwa unik yang menyertai saudara kembar lainnya di dunia. Peristiwa-peristiwa ini menciptakan banyak orang berkesimpulan jikalau diantara saudara kembar, ada hubungan yang lebih dalam dibanding sekedar kesamaan wajah.
Kadang, orang menyebutnya dengan nama Twin Connection atau Twin Telephaty
Apakah benar ada hubungan telepati diantara saudara kembar?
Bagaimana sains menjawab fenomena ini?
Eksperimen Pembuktian Telepati
Fenomena Telepati pada saudara kembar sebetulnya cukup menarik perhatian para peneliti. Sejumlah percobaan telah dilakukan untuk mengambarkan kebenaran anggapan ini.
Dalam salah satu eksperimen, sepasang saudara kembar dipisahkan dalam ruangan yang berbeda. Satu orang berfungsi sebagai sender (pengirim pesan) dan satu lagi sebagai receiver (penerima pesan).
Lalu, sender diminta untuk menentukan satu kartu dari antara satu pak kartu. Kemudian, ia diminta untuk berkonsentrasi pada gambarnya dan mengirimkan bayangannya dengan pikiran kepada saudara kembarnya di ruang sebelah.
Lalu, saudara kembarnya yang berfungsi sebagai receiver di ruangan lainnya juga diminta untuk menentukan salah satu kartu dari antara satu pak kartu.
Hasilnya menunjukkan jikalau sang receiver menentukan kartu yang sama dengan yang dipilih sender dengan kemungkinan 50%.
Hasil ini cukup luar biasa mengingat jumlah kartu berbeda yang cukup banyak di dalam satu pak kartu.
Lalu, eksperimen dilanjutkan, namun kali ini dengan sedikit modifikasi.
Kali ini, yang menentukan kartu ialah orang lain, bukan sender. Setelah orang itu menentukan satu kartu, ia memperlihatkannya kepada sender. Sender diminta untuk mengingat gambar kartu tersebut dan mengirimkannya dengan pikiran kepada receiver di ruang sebelah.
Kali ini, kesamaan kartu yang dipilih receiver turun menjadi hanya 25%.
Hasil eksperimen ini menciptakan para peneliti menyimpulkan jikalau tidak ada hubungan telepati diantara saudara kembar. Yang ada hanyalah kesamaan preferensi.
Kesamaan Preferensi
Yang dimaksud dengan kesamaan preferensi disini adalah, kedua saudara kembar itu mempunyai kesamaan hobi, pemikiran, dan kemauan. Ini menjadikan mereka mempunyai pilihan-pilihan yang sama di dalam hidup.
Jika kedua hasil eksperimen tersebut menunjukkan persentase hasil yang sama, maka mungkin memang ada hubungan telepati diantaranya. Tapi, ternyata tidak.
Kesamaan preferensi ini sanggup dihasilkan alasannya ialah mereka tumbuh bersama, menjalani kehidupan bersama, bermain bersama sehingga mereka mengembangkan sifat-sifat yang sama.
Karena kesamaan yang unik itu, orang-orang akan menyangka ada hubungan telepati diantara mereka.
Dalam kasus eksperimen itu, masuk akal jikalau kedua saudara kembar tersebut tertarik dengan kartu yang sama. Tetapi, saat orang lain yang menentukan kartunya, akhirnya menjadi berbeda alasannya ialah preferensi pemilih kartu berbeda dengan mereka.
Eksperimen sejenis juga dilakukan oleh peneliti lainnya dan memang menyimpulkan jikalau tidak ada hubungan telepati diantara saudara kembar.
Dalam kasus kembar Oyeteju di atas, Ibu mereka menyampaikan jikalau Taiwo dan Kehinde saling mengasihi dan suka berbagi. Mereka bahkan suka makan dari piring yang sama dan minum dari gelas yang sama. Ikatan ini telah dibuat semenjak mereka lahir sehingga Taiwo mengenal Kehinde dengan baik, dan sebaliknya.
Ini menciptakan keduanya mempunyai hobi, abjad dan kemauan yang sama, dengan kata lain, kesamaan preferensi.
kesamaan wajah. Ketika kita mempunyai perasaan yang saling terhubung, pada suatu titik, perasaan itu akan saling mengikat. Dengan demikian, kitapun menjadi saudara kembar bagi yang lainnya.
(punchng.com, associatedcontent.com)