Adakah Kekerabatan Telepatik Antara Binatang Peliharaan Dengan Pemiliknya - Cerita Jaytee Dan Pamela Smart
Monday, November 29, 2010
Edit
Orang-orang menyampaikan kalau anjing ialah sahabat terbaik manusia. Pandangan ini mungkin benar bagi Jaytee, seekor anjing terrier campuran, dan majikannya yang berjulukan Pamela Smart. Entah bagaimana mulanya, seolah-olah ada kekerabatan telepatik yang tercipta diantara keduanya.
Jaytee tinggal di Romsbottom, Manchester, Inggris, bersama pemiliknya Pamela Smart di sebuah apartemen di lantai dasar, persis di sebelah apartemen orang renta Pam.
telepatik.
Kemudian keluarga Smart tetapkan untuk mengadakan penyelidikan yang lebih serius. Lalu, mereka menghubungi seorang peneliti sikap binatang berjulukan Dr. Rupert Sheldrake.
Dr.Sheldrake mempunyai gelar Phd dalam bidang biokimia dari Universitas Cambridge. Ia juga anggota dari Royal Society.
Dr. Sheldrake yang memang telah usang mempelajari mengenai kekerabatan telepatik binatang mulai mengadakan lebih dari 100 eksperimen terhadap Jaytee. Ia memasang video kamera di aneka macam kawasan untuk merekam sikap Jaytee sehari-hari. Ia juga merekam area yang terlihat dari jendela kawasan Jaytee biasa menunggu untuk menyidik apakah Jaytee benar-benar menunggu Pam atau hanya duduk di jendela sebab bereaksi terhadap bunyi kendaraan beroda empat yang lewat.
Ia juga mengubah-ubah jadwal kepulangan Pam dan memintanya untuk memakai alat transportasi yang berbeda-beda, menyerupai dengan taksi, sepeda, atau kereta.
Dalam eskperimen-eksperimen ini, Ia menemukan kalau Jaytee bisa mengantisipasi kepulangan Pam dengan akurasi sampai 85 persen. Bagi Dr. Sheldrake, eksperimen ini menerangkan apa yang telah usang dipercayainya, yaitu dengan suatu cara, binatang peliharaan bisa membuatkan kekerabatan telepatik yang berpengaruh dengan majikannya. Kemampuan menyerupai ini masih belum bisa dijelaskan dengan sains.
Kisah Jaytee lalu menjadi sangat populer dikala salah satu stasiun televisi Austria menciptakan film dokumenter mengenainya dan menayangkannya ke seluruh dunia.
Menurut Dr. Sheldrake, jikalau seekor binatang bisa mempunyai kekerabatan telepatik dengan pemiliknya, ada kemungkinan kalau di antara hewan-hewan itu sendiri juga mempunyai kekerabatan telepatik. Pengetahuan mengenai hal ini akan sangat bermanfaat bagi para naturalis dalam memperlajari sikap binatang di alam liar.
Jaytee tinggal di Romsbottom, Manchester, Inggris, bersama pemiliknya Pamela Smart di sebuah apartemen di lantai dasar, persis di sebelah apartemen orang renta Pam.
telepatik.
Kemudian keluarga Smart tetapkan untuk mengadakan penyelidikan yang lebih serius. Lalu, mereka menghubungi seorang peneliti sikap binatang berjulukan Dr. Rupert Sheldrake.
Dr.Sheldrake mempunyai gelar Phd dalam bidang biokimia dari Universitas Cambridge. Ia juga anggota dari Royal Society.
Dr. Sheldrake yang memang telah usang mempelajari mengenai kekerabatan telepatik binatang mulai mengadakan lebih dari 100 eksperimen terhadap Jaytee. Ia memasang video kamera di aneka macam kawasan untuk merekam sikap Jaytee sehari-hari. Ia juga merekam area yang terlihat dari jendela kawasan Jaytee biasa menunggu untuk menyidik apakah Jaytee benar-benar menunggu Pam atau hanya duduk di jendela sebab bereaksi terhadap bunyi kendaraan beroda empat yang lewat.
Ia juga mengubah-ubah jadwal kepulangan Pam dan memintanya untuk memakai alat transportasi yang berbeda-beda, menyerupai dengan taksi, sepeda, atau kereta.
Dalam eskperimen-eksperimen ini, Ia menemukan kalau Jaytee bisa mengantisipasi kepulangan Pam dengan akurasi sampai 85 persen. Bagi Dr. Sheldrake, eksperimen ini menerangkan apa yang telah usang dipercayainya, yaitu dengan suatu cara, binatang peliharaan bisa membuatkan kekerabatan telepatik yang berpengaruh dengan majikannya. Kemampuan menyerupai ini masih belum bisa dijelaskan dengan sains.
Kisah Jaytee lalu menjadi sangat populer dikala salah satu stasiun televisi Austria menciptakan film dokumenter mengenainya dan menayangkannya ke seluruh dunia.
Menurut Dr. Sheldrake, jikalau seekor binatang bisa mempunyai kekerabatan telepatik dengan pemiliknya, ada kemungkinan kalau di antara hewan-hewan itu sendiri juga mempunyai kekerabatan telepatik. Pengetahuan mengenai hal ini akan sangat bermanfaat bagi para naturalis dalam memperlajari sikap binatang di alam liar.
kucing mereka, akan segera bergegas menuju ke telepon dan menarik pegangannya. Seringkali ia berhasil menariknya sehingga bunyi meongnya bisa terdengar dengan terang di ujung telepon. Jika orang lain yang menelepon, Whiskins tidak akan menggubrisnya."
Dalam masalah yang lain, Sheldrake menceritakan mengenai hewan-hewan pada masa perang dunia II yang bisa mencicipi datangnya serangan udara bahkan dikala bunyi pesawat musuh masih belum terdengar.
Jadi, apakah seekor binatang peliharaan mempunyai hubungan telepatik dengan pemiliknya?
Mungkin hanya kalian yang mempunyai binatang peliharaan yang bisa mengetahuinya.
Bagi Jaytee sendiri, ia tidak mengerti dengan perdebatan sains yang sedang terjadi. ia juga tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Richard Wiseman dan para skeptis lainnya. Dan pastilah ia juga tidak menginginkan gelar sebagai anjing paranormal terhebat di dunia.
Dalam masalah yang lain, Sheldrake menceritakan mengenai hewan-hewan pada masa perang dunia II yang bisa mencicipi datangnya serangan udara bahkan dikala bunyi pesawat musuh masih belum terdengar.
Jadi, apakah seekor binatang peliharaan mempunyai hubungan telepatik dengan pemiliknya?
Mungkin hanya kalian yang mempunyai binatang peliharaan yang bisa mengetahuinya.
Bagi Jaytee sendiri, ia tidak mengerti dengan perdebatan sains yang sedang terjadi. ia juga tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Richard Wiseman dan para skeptis lainnya. Dan pastilah ia juga tidak menginginkan gelar sebagai anjing paranormal terhebat di dunia.