Kompleks Arkeologi Raksasa Pra Stonehenge Ditemukan Di Inggris

15 Juni 2009, secara tak terduga, para arkeolog menemukan sebuah kompleks raksasa pra-Stonehenge di Damerham, Inggris selatan. Dari atas udara, kompleks itu terlihat ibarat sebuah gugusan crop circle. Kompleks ini dipercaya lebih renta 1.000 tahun dibanding dengan Stonehenge yang termashyur itu.

crop circle terjadi akhir struktur bangunan arkeologi itu yang bertindihan dengan flora yang tumbuh.

Bangunan utama dalam reruntuhan ini ialah dua kuburan yang diperkirakan berumur 6.000 tahun dan salah satunya mempunyai panjang 70 meter. Perkiraan umur ini diambil dari situs-situs pekuburan lain yang serupa di serpihan Inggris lainnya.

Menurut para arkeolog, pada masa 6.000 tahun yang lalu, penduduk di wilayah itu dipercaya menaruh jenazah di wilayah terbuka semoga jasadnya dimakan oleh burung-burung dan binatang lainnya. Kemudian sisa jenazah berupa tengkorak dan kerangka ditaruh di pekuburan itu. Secara teknis, wilayah itu ialah rumah bagi kerangka insan itu. Selain itu para arkeolog juga menemukan sebuah kawasan yang dipercaya sebagai sarana ritual dan pemujaan. Bukti-bukti yang dikumpulkan mengatakan bahwa wilayah itu terakhir digarap pada jaman bangsa Romawi menginvasi Inggris yang juga diyakini sebagai final masa prasejarah.

Pengawasan administratif dipercaya sebagai penyebab tersembunyinya situs itu. Ketika situs-situs prasejarah Inggris dipetakan pada tahun 1890-an, perubahan perbatasan wilayah menciptakan Damerham masuk kedalam wilayah Hampshire, bukan Wiltshire, kawasan Stonehenge berada. "Mungkin orang di Hampshire berpikir monumen itu ialah urusan orang lain" Kata Helen.

Misteri Stonehenge sendiri masih belum terpecahkan sampai sekarang. namun dengan adanya monumen ini, maka fokus para arkeolog akan beralih ke situs ini untuk mencari kaitannya dengan Stonehenge.

(national geographic)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel