Seorang Laki-Laki Ditemukan Hidup Sesudah 8 Tahun Dikubur

2009/05/06, Ratusan orang rela berjalan jauh ke desa Hluleka di Transkei, Afrika Selatan hanya untuk mendengar kisah seorang supir taksi minibus yang mengaku kembali dari kematian 8 tahun sesudah ia dikuburkan.

penyihir ke sebuah hutan yang gelap dimana ia bertemu dengan banyak orang lain yang juga diculik. "Kami hanya diberi minum darah dan makan Izinsipa (sejenis jagung) dan buah beri liar. Aku dibebaskan oleh para penyihir itu sesudah mereka menyampaikan bahwa saya terlalu berpengaruh untuk dipengaruhi berbuat kejahatan." Cerita Ntsente.

Berita "kebangkitan" nya mulai terdengar pada 23 Maret dikala pamannya yang berjulukan Washington Qalingoma (59 tahun) dan Ibunya yang berjulukan Mabhikani Ntsente menemukannya sedang berkeliaran tak tentu arah di jalan Ngqeleni dan membawanya pulang.

Qalingoma menyampaikan bahwa ia percaya Ntsente memang telah diculik. Namun ia tidak sanggup menjelaskan siapa yang telah dikubur delapan tahun sebelumnya. "Semuanya terserah keluarga ayahnya untuk memutuskan apakah akan membongkar kuburannya untuk melihat isi peti matinya." Kata Qalingoma. Mabhikani menyampaikan bahwa ia hanya tertarik untuk merawat anaknya yang gres kembali. "Aku senang alasannya yaitu mendapat anakku kembali sesudah saya menguburkan jasadnya."

Pada hari berikutnya, pemilik taksi minibus lokal mengadakan pesta di markas taksi Hluleka untuk merayakan kembalinya Ntsente dari kematian.Teman lamanya, Duma Ndzendze menyampaikan bahwa karyawan-karyawan di industri taksi lokal masih merayakan. "Kami akan mendukung ia sampai ia mengalami pemulihan total. Saat ini pikirannya masih belum stabil."

Sihir merupakan sebuah praktek yang umum di Afrika. Pada tahun 2008, lebih dari 300 orang yang disangka penyihir dibakar oleh massa di Kenya. Hal ini mungkin diakibatkan banyaknya laporan perkara penculikan yang disangka dilakukan oleh para penyihir. Namun kebanyakan korban penculikan yaitu belum dewasa yang dikorbankan untuk ritual mistik. Mengenai perkara Ntsente, Masyarakat segera meminta pemerintah lokal untuk memeriksa insiden ini.

(dispatch.co.za)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel