Rekayasa Foto Ular Raksasa Borneo
Thursday, July 2, 2009
Edit
Februari 2009, sebuah foto diserahkan oleh seorang tidak dikenal ke surat kabar Telegraph di London. Ia mengaku bahwa ia yaitu seorang anggota tim SAR dan sedang memantau wilayah banjir di Malaysia dengan helikopter, ia melihat seekor ular raksasa sedang berenang di sungai Baleh dan segera memotretnya. Lalu pada tanggal 20 Februari 2009, Telegraph mempublikasikan foto tersebut dengan judul "Photograph shows 'giant snake' lurking in Borneo River". Foto tersebut dengan cepat beredar di internet dengan kehebohan yang luar biasa. Tidak banyak yang mengetahui bahwa foto tersebut ternyata yaitu sebuah tipuan yang cerdas. Saya sebut cerdas alasannya yaitu London's Telegraph pun tertipu begitu saja.
ular raksasa, namun diambil pada dua lokasi yang berbeda. Foto pertama diambil dari sebuah helikopter, menampakkan seekor ular yang sedang berenang di sepanjang sungai yang dikelilingi hutan.
Sedangkan foto kedua mengatakan ular tersebut sedang berenang mendekati pemukiman warga. Kedua foto tersebut dianggap diambil di sungai yang sama dan menampakkan ular yang sama.

Sebenarnya tidak butuh spesialis untuk mengetahui keaslian foto tersebut. banyak kejanggalan-kejanggalan yang terlihat. Ketika pertama kali dipublikasikan, pertanyaan pun segera dilontarkan oleh mereka yang mewaspadai keasliannya. Mengapa hanya ada 1 foto dari atas helikopter ? Apabila seekor ular terlihat dari sebuah helikopter, maka saya akan mengambil 100 foto, bukan 1 foto. Hal yang sama juga berlaku untuk foto kedua. Lalu, mengapa orang yang menyerahkan foto itu tidak ingin diketahui identitasnya ? Apabila foto itu asli, maka dapat dipastikan pemotretnya akan menjadi populer dalam arti positif. Lalu kenapa menolak untuk menyebutkan identitasnya ? Jawabannya alasannya yaitu foto tersebut yaitu hoax.
Keanehan yang lain adalah, coba bandingkan kedua foto tersebut. Kedua foto tersebut dianggap diambil di sungai yang sama dan menampakkan ular yang sama. Ada sesuatu yang terasa janggal. Pernahkah kalian bermain mencari perbedaan dari kedua gambar yang seolah-olah ? Coba lihat foto tersebut. Kejanggalannya yaitu WARNA AIR SUNGAI. Foto pertama mengatakan air sungai yang berwarna hitam atau hijau gelap. Foto kedua mengatakan warna sungai yang coklat berlumpur. Hal ini mengatakan Kedua foto tersebut diambil di DUA SUNGAI YANG BERBEDA.
Karena dongeng yang menyertai foto tersebut yaitu seekor ular raksasa di sungai Baleh, maka saya lalu menjelajah google untuk mencari foto sungai baleh yang difoto dari atas. Setelah masuk ke beberapa halaman google, saya menemukannya. Inilah foto sungai baleh dari atas. Kelokannya sama, pohon-pohonnya mirip, tetapi warna airnya berbeda.

Namun, sebuah bukti lain cukup untuk menutup perkara ini untuk selamanya. Sebuah foto original dari foto yang direkayasa ditemukan berada di sebuah website dari Kongo, Afrika. Inilah fotonya. Sebuah anutan sungai tanpa ular didalamnya.

Hal ini mengkonfirmasi kemungkinan bahwa foto pertama bukan foto sungai Baleh. Foto diatas yaitu foto sungai Kongo di Afrika. Sedangkan foto kedua, kemungkinan memang diambil di sungai Baleh, yang lalu direkayasa.
Dan inilah pukulan terakhir bagi Daily Mail. Foto kedua yang diterbitkan oleh Daily Mail yaitu salah satu finalis sebuah kontes photoshop tahun 2002 yang berjulukan "Cryptozoo 2" yang dikirim oleh seseorang dengan nama "SilkenFairy". Judul foto tersebut yaitu "Snake!"
Sampai sekarang, orang yang menyerahkan foto tersebut masih belum diketahui identitasnya. Namun foto ini memenuhi unsur hoax alasannya yaitu ada bukti yang terperinci ditemukan.
Sebenarnya saya cukup Heran alasannya yaitu London's Telegraph dan Daily Mail dapat tertipu, Ketika pertama kali melihat foto tersebut, saya hanya melihat sebuah rekayasa photoshop yang tidak profesional, saya pernah melihat foto hasil photoshop yang jauh lebih baik dari kedua foto tersebut.
Catatan Enigma
Legenda ular raksasa memang ada diantara para penduduk sekitar sungai Baleh. Rekayasa foto diatas tidak berarti menunjukan bahwa Ular raksasa legendaris itu tidak ada.
ular raksasa, namun diambil pada dua lokasi yang berbeda. Foto pertama diambil dari sebuah helikopter, menampakkan seekor ular yang sedang berenang di sepanjang sungai yang dikelilingi hutan.
Sedangkan foto kedua mengatakan ular tersebut sedang berenang mendekati pemukiman warga. Kedua foto tersebut dianggap diambil di sungai yang sama dan menampakkan ular yang sama.

Sebenarnya tidak butuh spesialis untuk mengetahui keaslian foto tersebut. banyak kejanggalan-kejanggalan yang terlihat. Ketika pertama kali dipublikasikan, pertanyaan pun segera dilontarkan oleh mereka yang mewaspadai keasliannya. Mengapa hanya ada 1 foto dari atas helikopter ? Apabila seekor ular terlihat dari sebuah helikopter, maka saya akan mengambil 100 foto, bukan 1 foto. Hal yang sama juga berlaku untuk foto kedua. Lalu, mengapa orang yang menyerahkan foto itu tidak ingin diketahui identitasnya ? Apabila foto itu asli, maka dapat dipastikan pemotretnya akan menjadi populer dalam arti positif. Lalu kenapa menolak untuk menyebutkan identitasnya ? Jawabannya alasannya yaitu foto tersebut yaitu hoax.
Keanehan yang lain adalah, coba bandingkan kedua foto tersebut. Kedua foto tersebut dianggap diambil di sungai yang sama dan menampakkan ular yang sama. Ada sesuatu yang terasa janggal. Pernahkah kalian bermain mencari perbedaan dari kedua gambar yang seolah-olah ? Coba lihat foto tersebut. Kejanggalannya yaitu WARNA AIR SUNGAI. Foto pertama mengatakan air sungai yang berwarna hitam atau hijau gelap. Foto kedua mengatakan warna sungai yang coklat berlumpur. Hal ini mengatakan Kedua foto tersebut diambil di DUA SUNGAI YANG BERBEDA.
Karena dongeng yang menyertai foto tersebut yaitu seekor ular raksasa di sungai Baleh, maka saya lalu menjelajah google untuk mencari foto sungai baleh yang difoto dari atas. Setelah masuk ke beberapa halaman google, saya menemukannya. Inilah foto sungai baleh dari atas. Kelokannya sama, pohon-pohonnya mirip, tetapi warna airnya berbeda.

Namun, sebuah bukti lain cukup untuk menutup perkara ini untuk selamanya. Sebuah foto original dari foto yang direkayasa ditemukan berada di sebuah website dari Kongo, Afrika. Inilah fotonya. Sebuah anutan sungai tanpa ular didalamnya.

Hal ini mengkonfirmasi kemungkinan bahwa foto pertama bukan foto sungai Baleh. Foto diatas yaitu foto sungai Kongo di Afrika. Sedangkan foto kedua, kemungkinan memang diambil di sungai Baleh, yang lalu direkayasa.
Dan inilah pukulan terakhir bagi Daily Mail. Foto kedua yang diterbitkan oleh Daily Mail yaitu salah satu finalis sebuah kontes photoshop tahun 2002 yang berjulukan "Cryptozoo 2" yang dikirim oleh seseorang dengan nama "SilkenFairy". Judul foto tersebut yaitu "Snake!"
Sampai sekarang, orang yang menyerahkan foto tersebut masih belum diketahui identitasnya. Namun foto ini memenuhi unsur hoax alasannya yaitu ada bukti yang terperinci ditemukan.
Sebenarnya saya cukup Heran alasannya yaitu London's Telegraph dan Daily Mail dapat tertipu, Ketika pertama kali melihat foto tersebut, saya hanya melihat sebuah rekayasa photoshop yang tidak profesional, saya pernah melihat foto hasil photoshop yang jauh lebih baik dari kedua foto tersebut.
Catatan Enigma
Legenda ular raksasa memang ada diantara para penduduk sekitar sungai Baleh. Rekayasa foto diatas tidak berarti menunjukan bahwa Ular raksasa legendaris itu tidak ada.