Misteri Mokele Mbembe - Makhluk Misterius Dari Danau Tele
Tuesday, August 25, 2009
Edit
Ivan Sanderson dan rekannya Gerald Russel melihat air sungai mulai beriak dengan liar. Perahu mereka berguncang dengan keras. Dari dalam air yang gelap tidak jauh dari mereka, perlahan-lahan muncul sesosok makhluk berkepala menyerupai kadal dengan leher yang panjang, seolah-olah ia gres saja muncul dari masa lampau. Makhluk itu menatap Sanderson dan Russel dengan tatapan hambar selama beberapa detik, kemudian menghilang kembali kedalam air. Sanderson bergidik, Itukah Mokele Mbembe yang legendaris itu ?
jejak misterius di tanah. Jejak itu mempunyai lingkar sepanjang kurang lebih satu meter dan mempunyai tiga cakar. Masing-masing jejak berjarak sekitar dua meter. Apabila melihat besarnya bulat jejak tersebut, maka binatang ini dipastikan lebih besar dibanding seekor gajah. Tapi masalahnya satu, Gajah tidak mempunyai cakar.
Itulah laporan pertama yang terdokumentasi mengenai makhluk legendaris Mokele Mbembe.
Makhluk misterius ini dipercaya hidup di danau Tele dan anutan sungai Likouala yang menuju danau Tele di wilayah Kongo, Afrika. Sama menyerupai saudaranya Nessie dari Skotlandia, Mokele Mbembe juga dipercaya sebagai makhluk prasejarah yang mampu bertahan terhadap perubahan zaman.
Namanya yang unik berasal dari bahasa Lingala yang berarti "sesuatu yang menghentikan anutan sungai". Menurut para saksi mata, makhluk ini mempunyai ciri-ciri tubuh sebesar gajah kecil atau rino besar, leher panjang, ekor panjang dan kepala yang kecil. Warnanya coklat bercampur abu-abu dan dipercaya sebagai herbivora. Beberapa saksi mata lainnya melaporkan melihat surai di belakang lehernya. Penduduk lokal juga menyampaikan bahwa makhluk ini menciptakan takut binatang lainnya di sungai dan suka membalikkan bahtera penduduk lokal yang sedang melintas.
makhluk berwarna gelap dengan kepala menyerupai kadal dan leher panjang muncul dari dalam air. Makhluk itu hanya memandangi Sanderson dan rekannya selama beberapa detik, Lalu menyelam kembali ke dalam sungai dan menghilang. Sanderson kemudian mengomentari pengalaman itu dengan kata-kata berikut :
"Kami tidak tahu apa yang kami lihat, namun makhluk itu seolah-olah aben retina mataku. Makhluk itu terlihat menyerupai sesuatu yang seharusnya sudah mati jutaan tahun yang lalu. Sebagai ilmuwan, saya seharusnya senang, namun perjumpaan itu begitu mengerikan sehingga saya tidak ingin menjumpainya lagi."
Ekspedisi lain yang cukup menghebohkan terjadi pada tahun 1983. Saat itu Marcellin Agnagna, seorang Zoologist dari kebun binatang Brazzavilles memimpin ekspedisi ke danau Tele. Pada ketika seorang rekannya sedang membersihkan lumpur yang menempel di badannya di pinggir danau Tele, makhluk itu muncul dari dalam air. Agnana mendengar teriakan rekannya dan segera berlari ke danau. Ia melihat makhluk itu bergerak kesana kemari di dalam air selama 20 menit. Ia memperkirakan makhluk itu mempunyai panjang 5 meter. Warna depan tubuhnya coklat, sedangkan bab belakangnya berwarna hitam mengkilat. Agnagna juga mendeskripsikan makhluk itu mempunyai kepala menyerupai buaya, menyerupai dengan deskripsi Sanderson.
Tahun 1985, William Gibbons yang mengadakan ekspedisi ke danau Tele mendapat gosip bahwa pada tahun 1959, suku pigmi yang berdiam disekitar danau itu berhasil menangkap seekor makhluk raksasa tidak dikenal. Mereka memotong-motong makhluk itu dan memakannya. Menurut cerita, semua orang dari suku pigmi yang memakan makhluk itu meninggal dengan misterius tidak usang setelahnya. Namun berdasarkan mereka, masih ada dua makhluk raksasa menyerupai itu yang masih hidup di danau Tele. Hal ini menciptakan Gibbons berkesimpulan bahwa ada sekelompok Mokele Mbembe di danau Tele. Argumen ini cukup masuk logika mengingat penampakan makhluk ini telah dimulai semenjak 1776.
Tahun 1992, William Gibbons kembali ke danau Tele bersama penjelajah berjulukan Rory Nugent. Mereka menjelajah sungai Bai, danau Fouloukuo dan danau Tibeke yang tidak tercantum di peta. Rory Nugent mengaku melihat sesuatu yang berbentuk kepala muncul dari dalam danau. Tapi apakah itu kepala Mokele Mbembe atau bukan, tidak dapat dipastikan.
makhluk-makhluk danau lainnya di seluruh dunia.
(wikipedia)
jejak misterius di tanah. Jejak itu mempunyai lingkar sepanjang kurang lebih satu meter dan mempunyai tiga cakar. Masing-masing jejak berjarak sekitar dua meter. Apabila melihat besarnya bulat jejak tersebut, maka binatang ini dipastikan lebih besar dibanding seekor gajah. Tapi masalahnya satu, Gajah tidak mempunyai cakar.
Itulah laporan pertama yang terdokumentasi mengenai makhluk legendaris Mokele Mbembe.
Makhluk misterius ini dipercaya hidup di danau Tele dan anutan sungai Likouala yang menuju danau Tele di wilayah Kongo, Afrika. Sama menyerupai saudaranya Nessie dari Skotlandia, Mokele Mbembe juga dipercaya sebagai makhluk prasejarah yang mampu bertahan terhadap perubahan zaman.
Namanya yang unik berasal dari bahasa Lingala yang berarti "sesuatu yang menghentikan anutan sungai". Menurut para saksi mata, makhluk ini mempunyai ciri-ciri tubuh sebesar gajah kecil atau rino besar, leher panjang, ekor panjang dan kepala yang kecil. Warnanya coklat bercampur abu-abu dan dipercaya sebagai herbivora. Beberapa saksi mata lainnya melaporkan melihat surai di belakang lehernya. Penduduk lokal juga menyampaikan bahwa makhluk ini menciptakan takut binatang lainnya di sungai dan suka membalikkan bahtera penduduk lokal yang sedang melintas.
makhluk berwarna gelap dengan kepala menyerupai kadal dan leher panjang muncul dari dalam air. Makhluk itu hanya memandangi Sanderson dan rekannya selama beberapa detik, Lalu menyelam kembali ke dalam sungai dan menghilang. Sanderson kemudian mengomentari pengalaman itu dengan kata-kata berikut :
"Kami tidak tahu apa yang kami lihat, namun makhluk itu seolah-olah aben retina mataku. Makhluk itu terlihat menyerupai sesuatu yang seharusnya sudah mati jutaan tahun yang lalu. Sebagai ilmuwan, saya seharusnya senang, namun perjumpaan itu begitu mengerikan sehingga saya tidak ingin menjumpainya lagi."
Ekspedisi lain yang cukup menghebohkan terjadi pada tahun 1983. Saat itu Marcellin Agnagna, seorang Zoologist dari kebun binatang Brazzavilles memimpin ekspedisi ke danau Tele. Pada ketika seorang rekannya sedang membersihkan lumpur yang menempel di badannya di pinggir danau Tele, makhluk itu muncul dari dalam air. Agnana mendengar teriakan rekannya dan segera berlari ke danau. Ia melihat makhluk itu bergerak kesana kemari di dalam air selama 20 menit. Ia memperkirakan makhluk itu mempunyai panjang 5 meter. Warna depan tubuhnya coklat, sedangkan bab belakangnya berwarna hitam mengkilat. Agnagna juga mendeskripsikan makhluk itu mempunyai kepala menyerupai buaya, menyerupai dengan deskripsi Sanderson.
Tahun 1985, William Gibbons yang mengadakan ekspedisi ke danau Tele mendapat gosip bahwa pada tahun 1959, suku pigmi yang berdiam disekitar danau itu berhasil menangkap seekor makhluk raksasa tidak dikenal. Mereka memotong-motong makhluk itu dan memakannya. Menurut cerita, semua orang dari suku pigmi yang memakan makhluk itu meninggal dengan misterius tidak usang setelahnya. Namun berdasarkan mereka, masih ada dua makhluk raksasa menyerupai itu yang masih hidup di danau Tele. Hal ini menciptakan Gibbons berkesimpulan bahwa ada sekelompok Mokele Mbembe di danau Tele. Argumen ini cukup masuk logika mengingat penampakan makhluk ini telah dimulai semenjak 1776.
Tahun 1992, William Gibbons kembali ke danau Tele bersama penjelajah berjulukan Rory Nugent. Mereka menjelajah sungai Bai, danau Fouloukuo dan danau Tibeke yang tidak tercantum di peta. Rory Nugent mengaku melihat sesuatu yang berbentuk kepala muncul dari dalam danau. Tapi apakah itu kepala Mokele Mbembe atau bukan, tidak dapat dipastikan.
makhluk-makhluk danau lainnya di seluruh dunia.
(wikipedia)