Q & A: Apakah Hawk Mk 209 Dapat Membuat Sonic Boom ?
Thursday, January 21, 2010
Edit
Anonymous said...
Di pontianak pada tanggal 20 januari 2010 sekitar pukul 9-10 pagi wib terjadi ledakan menyerupai bom diangkasa, saya lagi berada didalam kantor sempat kaget beserta teman-teman yang lain. Setelah tanya sana-sini, dikatakan sebelum ledakan terlihat cahaya menyerupai kilat bewarna merah, kemudian terlihat gumpalan awan tebal berbentuk lingkaran. Ledakan sangat berpengaruh hingga terdengar keseluruh kota, dari koran setempat di sanggup pernyataan dari Tentara Nasional Indonesia AU bahwa telah terjadi sonic boom dari pesawat tempur jenis Hawk 200 yang sedang latihan. Benarkah Hawk 200 sanggup membuat sonic boom di ketinggian 30.000 kaki ?
January 21, 2010 11:18 AM
Jawaban :
Sonic Boom ialah sebuah gelombang kejut yang dihasilkan oleh pesawat atau objek lain yang bergerak dengan kecepatan supersonic. Gelombang kejut ini juga akan terdengar dalam bentuk bunyi ledakan. Sedangkan Istilah supersonic merujuk kepada kecepatan yang melebihi kecepatan suara.
Jika sebuah pesawat bergerak sama dengan kecepatan suara, maka kecepatan pesawat itu disebut Mach 1. Jika ia terbang dua kali kecepatan suara, maka kecepatannya disebut Mach 2. Jika pesawat bergerak dengan kecepatan Mach 5 keatas, maka kecepatan itu disebut Hypersonic.
Pesawat yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia AU di Pontianak (Lanud Supadio) ialah pesawat jenis Hawk MK 209, salah satu varian dari Hawk 200 (bukan skyhawk 200). Ini dikonfirmasi oleh website resmi Tentara Nasional Indonesia AU. Pesawat ini hanya mempunyai kecepatan terbang Maksimal 1.019 km/jam atau 633 mil/jam.

Pada suhu normal, sekitar 20 derajat celcius, gelombang bunyi bergerak dengan kecepatan sekitar 343 meter/detik atau 768 mil/jam atau 1.236 km/jam. Kaprikornus untuk membuat sonic boom, sebuah pesawat harus bergerak melebihi kecepatan ini.
Pada ketinggian 30.000 kaki temperatur udara menjadi lebih rendah. Temperatur yang rendah membuat kecepatan bunyi menjadi lebih lambat. Mach 1 pada ketinggian ini hanya berkisar pada 670 mil/jam. Tapi itu tidak berarti sonic boom sanggup lebih gampang tercipta. Hal ini dikarenakan temperatur yang rendah ini akan membengkokkan gelombang bunyi ke atas.
Jadi biar sonic boom sanggup terdengar hingga ke bumi, maka pesawat tersebut harus terbang di atas kecepatan Mach 1 lebih dari biasanya. Misal, pada ketinggian 30.000 kaki, kecepatan bunyi ialah 670 mil/jam, namun biar bunyi sonic boom sanggup terdengar ke bumi, maka pesawat tersebut harus bergerak dengan kecepatan 750 mil/jam atau Mach 1,12.
Kecepatan ini melebihi kecepatan maksimal Hawk 209 yang cuma 633 mil/jam.
Jadi, berdasarkan saya, pesawat Hawk 209 tidak sanggup membuat sonic boom.
Baca juga mengenai ledakan bone yang membuat sonic boom.
(militaryaviation.eu, sky-flash.com)
Komentar Pilihan
Anonymous said...
Pesawat Hawk 209 tidak sanggup membuat sonic boom, kecuali Hawk 209 nya sudah di tambah teknologi sonic boom, dengan alasan, secara militer indonesia terpaksa harus meningkatkan kekuatan tempur indonesia dengan mengupgrade senjata usang dengan memakai teknologi gres pasca embargo militer oleh US dan krisis moneter yang menyebabkan pengadaan peralatan militer gres yang luar biasa mahal, terutama di garis-garis perbatasan dengan negeri lain (kalimantan berbatasan pribadi dengan malaysia),dan secara garis besar, hampir semua peralatan tempur bau tanah milik indonesia mengalami pengupgrade-an teknologi secara masal oleh Tentara Nasional Indonesia alasannya biaya yang lebih murah dibanding dengan pengadaan alat baru. Hal ini sudah hampir menjadi belakang layar umum dan dibahas di forum-forum militer, jadi berdasarkan saya kemungkinan itu tetap ada, bahwa pesawat Hawk 209 sanggup membuat sonic boom, tapi over all, saya sangat suka dan respect dengan blog ini, minta izin jadi pengunjung tetap disini ya :)
January 26, 2010 2:33 PM
Fauzan said...
Hawk 209 mungkin sanggup membuat sonic boom tapi sebelumnya harus melaksanakan beberapa manuver khusus menyerupai yg dilakukan pada latihan Tentara Nasional Indonesia AU memakai F-86 Sabre meskipun pesawat ini hanya dirancang untuk subsonik. Setelah lepas landas, pesawat melaksanakan manuver-manuver tertentu contohnya S-split dilanjutkan Full Throttle kemudian menukik 15 derajat ke bawah utk meningkatkan kecepatan sehingga beberapa detik kemudian pesawat mencapai mach 1.1 & membuat sonic boom.however, I like this blog:)
January 27, 2010 2:12 PM
Di pontianak pada tanggal 20 januari 2010 sekitar pukul 9-10 pagi wib terjadi ledakan menyerupai bom diangkasa, saya lagi berada didalam kantor sempat kaget beserta teman-teman yang lain. Setelah tanya sana-sini, dikatakan sebelum ledakan terlihat cahaya menyerupai kilat bewarna merah, kemudian terlihat gumpalan awan tebal berbentuk lingkaran. Ledakan sangat berpengaruh hingga terdengar keseluruh kota, dari koran setempat di sanggup pernyataan dari Tentara Nasional Indonesia AU bahwa telah terjadi sonic boom dari pesawat tempur jenis Hawk 200 yang sedang latihan. Benarkah Hawk 200 sanggup membuat sonic boom di ketinggian 30.000 kaki ?
January 21, 2010 11:18 AM
Jawaban :
Sonic Boom ialah sebuah gelombang kejut yang dihasilkan oleh pesawat atau objek lain yang bergerak dengan kecepatan supersonic. Gelombang kejut ini juga akan terdengar dalam bentuk bunyi ledakan. Sedangkan Istilah supersonic merujuk kepada kecepatan yang melebihi kecepatan suara.
Jika sebuah pesawat bergerak sama dengan kecepatan suara, maka kecepatan pesawat itu disebut Mach 1. Jika ia terbang dua kali kecepatan suara, maka kecepatannya disebut Mach 2. Jika pesawat bergerak dengan kecepatan Mach 5 keatas, maka kecepatan itu disebut Hypersonic.
Pesawat yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia AU di Pontianak (Lanud Supadio) ialah pesawat jenis Hawk MK 209, salah satu varian dari Hawk 200 (bukan skyhawk 200). Ini dikonfirmasi oleh website resmi Tentara Nasional Indonesia AU. Pesawat ini hanya mempunyai kecepatan terbang Maksimal 1.019 km/jam atau 633 mil/jam.

Pada suhu normal, sekitar 20 derajat celcius, gelombang bunyi bergerak dengan kecepatan sekitar 343 meter/detik atau 768 mil/jam atau 1.236 km/jam. Kaprikornus untuk membuat sonic boom, sebuah pesawat harus bergerak melebihi kecepatan ini.
Pada ketinggian 30.000 kaki temperatur udara menjadi lebih rendah. Temperatur yang rendah membuat kecepatan bunyi menjadi lebih lambat. Mach 1 pada ketinggian ini hanya berkisar pada 670 mil/jam. Tapi itu tidak berarti sonic boom sanggup lebih gampang tercipta. Hal ini dikarenakan temperatur yang rendah ini akan membengkokkan gelombang bunyi ke atas.
Jadi biar sonic boom sanggup terdengar hingga ke bumi, maka pesawat tersebut harus terbang di atas kecepatan Mach 1 lebih dari biasanya. Misal, pada ketinggian 30.000 kaki, kecepatan bunyi ialah 670 mil/jam, namun biar bunyi sonic boom sanggup terdengar ke bumi, maka pesawat tersebut harus bergerak dengan kecepatan 750 mil/jam atau Mach 1,12.
Kecepatan ini melebihi kecepatan maksimal Hawk 209 yang cuma 633 mil/jam.
Jadi, berdasarkan saya, pesawat Hawk 209 tidak sanggup membuat sonic boom.
Baca juga mengenai ledakan bone yang membuat sonic boom.
(militaryaviation.eu, sky-flash.com)
Komentar Pilihan
Anonymous said...
Pesawat Hawk 209 tidak sanggup membuat sonic boom, kecuali Hawk 209 nya sudah di tambah teknologi sonic boom, dengan alasan, secara militer indonesia terpaksa harus meningkatkan kekuatan tempur indonesia dengan mengupgrade senjata usang dengan memakai teknologi gres pasca embargo militer oleh US dan krisis moneter yang menyebabkan pengadaan peralatan militer gres yang luar biasa mahal, terutama di garis-garis perbatasan dengan negeri lain (kalimantan berbatasan pribadi dengan malaysia),dan secara garis besar, hampir semua peralatan tempur bau tanah milik indonesia mengalami pengupgrade-an teknologi secara masal oleh Tentara Nasional Indonesia alasannya biaya yang lebih murah dibanding dengan pengadaan alat baru. Hal ini sudah hampir menjadi belakang layar umum dan dibahas di forum-forum militer, jadi berdasarkan saya kemungkinan itu tetap ada, bahwa pesawat Hawk 209 sanggup membuat sonic boom, tapi over all, saya sangat suka dan respect dengan blog ini, minta izin jadi pengunjung tetap disini ya :)
January 26, 2010 2:33 PM
Fauzan said...
Hawk 209 mungkin sanggup membuat sonic boom tapi sebelumnya harus melaksanakan beberapa manuver khusus menyerupai yg dilakukan pada latihan Tentara Nasional Indonesia AU memakai F-86 Sabre meskipun pesawat ini hanya dirancang untuk subsonik. Setelah lepas landas, pesawat melaksanakan manuver-manuver tertentu contohnya S-split dilanjutkan Full Throttle kemudian menukik 15 derajat ke bawah utk meningkatkan kecepatan sehingga beberapa detik kemudian pesawat mencapai mach 1.1 & membuat sonic boom.however, I like this blog:)
January 27, 2010 2:12 PM
