Wajah-Wajah Misterius Dari Belmez
Friday, January 22, 2010
Edit
Dear readers,
Akhir pekan ini, saya ingin menceritakan sebuah kisah yang sangat misterius. Jika kalian mendengarnya, mungkin kalian akan segera mengkaitkannya dengan paranormal activity, sesuatu yang tidak pernah dibahas di blog ini. Namun saya melihat sesuatu yang berbeda dari kisah ini yang menciptakan saya ingin menceritakannya kepada kalian.
Kisah ini yaitu mengenai penampakan wajah-wajah abnormal di sebuah rumah yang terletak di desa Belmez de la Moraleda, Spanyol. Mungkin sebagian dari kalian sudah pernah mendengarnya. Tapi mungkin banyak juga yang belum mendengarnya. Makara kisah ini akan saya ceritakan kembali.
Saya menyebut goresan pena ini "Wajah-wajah misterius dari Belmez", kalimat yang cukup misterius. Bahkan saya sanggup membayangkan kalimat ini dipakai oleh Agatha Christie untuk judul salah satu bukunya.
Baiklah, saya akan memulainya. Kisah ini bermula pada tanggal 23 Agustus 1971. Di desa yang saya sebutkan tadi, saya singkat saja dengan nama Belmez, hiduplah seorang wanita separuh baya yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Namanya yaitu Maria Gomez Camara. Ia mempunyai seorang suami berjulukan Juan yang berprofesi sebagai petani.
Maria hanyalah seorang ibu rumah tangga yang sederhana. Penduduk sekitarpun mengenalnya sebagai tetangga yang baik.
Nah, pada tanggal itu, Maria sedang sibuk beraktifitas di rumahnya. Pada ketika ia memasuki dapurnya, ia melihat sesuatu yang hampir saja membuatnya pingsan.
Di lantai dapurnya, ia melihat lukisan wajah seorang laki-laki tergambar dengan sangat terang !
rumah Maria untuk melihat wajah angker itu.
Wajah misterius itu terlihat menyerupai sebuah potret ekspresionis yang terlukis secara alamiah, seolah-olah Van Gogh gres saja mampir ke dapur Maria yang sederhana.
Semua takjub dengan apa yang dilihatnya.
Kalian tahu, tidak ada keluarga yang ingin ketenangan mereka terganggu. Coba bayangkan, orang banyak yang terus berdatangan, belum lagi perasaan abnormal yang menghinggap alasannya yaitu tinggal bersama wajah tak dikenal di lantai dapur yang memandangmu dengan tatapan dingin.
Ya, akhirnya, keluarga Camara memutuskan untuk melaksanakan sesuatu. Enam hari sehabis wajah itu muncul, Miguel, anak Maria, mengambil sebuah kapak, kemudian membongkar lantai dapurnya. Setelah wajah tersebut hancur, ia menimpanya dengan semen. Nah, sekarang, kami semua sanggup hidup tenang, pikirnya.
Keluarga Camara memang risikonya berhasil hidup tenang. Tidak ada yang mengganggu istirahat mereka lagi. Tidak ada lagi perasaan abnormal yang menghinggap.
Tapi...semuanya hanya berlangsung selama satu minggu. Pada tanggal 8 September, Maria masuk ke dapurnya lagi (tentu saja, ini kan aktifitas sehari-harinya) dan sekali lagi, menyerupai deja vu, wajah misterius itu kembali muncul.
wajah berikutnya kembali muncul.
Sekarang ada dua wajah di lantai Maria. Total empat wajah telah muncul. Yang abnormal adalah, muncul figur wajah-wajah kecil di sekeliling wajah keempat. Ini semakin menambah misterius persoalannya.
Maria menyerah. Ia membiarkan wajah itu bertebaran di rumahnya.
wajah-wajah itu yaitu hasil lukisan Maria. Menurut mereka, imbas wajah menyerupai itu sanggup diciptakan dengan memakai cuka dan jelaga. Tapi sayang, mereka gagal mempraktekkan bagaimana Maria membuatnya.
Bahkan, bukan hanya dari para peneliti, tantangan terhadap fenomena ini juga tiba dari para paranormal sendiri. Mereka percaya bahwa wajah itu yaitu hasil lukisan sehabis melaksanakan fotografi infrared. Sekali lagi, kelompok paranormal ini juga gagal memperlihatkan bukti yang meyakinkan.
Bayangkan ! sehabis mendengar usaha-usaha super rumit yang dilakukan oleh para peneliti, saya semakin mengagumi Maria. Betapa tidak, Jika Maria benar-benar merekayasa wajah itu, alangkah cerdasnya ia, alasannya yaitu ia berhasil membingungkan para ilmuwan-ilmuwan mahir itu.
Pada Februari 2004, Maria meninggal dunia di usia 85 tahun. Wajah-wajah itu masih ada di lantai rumahnya. Jika wajah itu yaitu hasil rekayasa, maka itu berarti Maria telah merekayasa wajah itu selama 33 tahun.
Baiklah, kini kalian mulai bingung. Kalian mungkin akan bertanya kepada saya apakah wajah itu yaitu hasil rekayasa atau bukan. Yang sanggup saya katakan adalah, para skeptis tidak punya bukti yang berpengaruh yang sanggup memperlihatkan bahwa wajah itu yaitu hasil rekayasa. Bagaimana mereka menjelaskan wajah yang tiba-tiba muncul di hadapan mata para penonton ?
Beberapa misteri memang tidak atau belum sanggup dijelaskan, dan saya tidak merasa perlu untuk mengetahui semua tanggapan atas misteri di dunia ini. Untuk kasus Belmez, saya anggap misteri ini belum terpecahkan.
Suatu hari, kalau kalian punya kesempatan untuk mengunjungi Spanyol, kunjungilah rumah Belmez dan katakan kepada penghuninya : "Las Caras ?"
Maka penghuninya akan memperlihatkan kepada anda wajah-wajah yang termashyur itu. Dan saya akan memperlihatkan sedikit tips untuk kalian kalau kalian ditanya mengenai wajah apa yang ingin kalian lihat. Menurut rumor, sehabis maria meninggal, wajahnya juga ikut muncul di salah satu bab lantai rumah itu. Makara minta padanya untuk memperlihatkan kepada kalian wajah Maria Gomez Camara, seorang wanita sederhana yang telah menciptakan desa kecil Belmez terlihat di peta dunia.

Selamat berakhir pekan.
(wikipedia, profilingtheunexplained.com, bbc.co.uk)
Akhir pekan ini, saya ingin menceritakan sebuah kisah yang sangat misterius. Jika kalian mendengarnya, mungkin kalian akan segera mengkaitkannya dengan paranormal activity, sesuatu yang tidak pernah dibahas di blog ini. Namun saya melihat sesuatu yang berbeda dari kisah ini yang menciptakan saya ingin menceritakannya kepada kalian.
Kisah ini yaitu mengenai penampakan wajah-wajah abnormal di sebuah rumah yang terletak di desa Belmez de la Moraleda, Spanyol. Mungkin sebagian dari kalian sudah pernah mendengarnya. Tapi mungkin banyak juga yang belum mendengarnya. Makara kisah ini akan saya ceritakan kembali.
Saya menyebut goresan pena ini "Wajah-wajah misterius dari Belmez", kalimat yang cukup misterius. Bahkan saya sanggup membayangkan kalimat ini dipakai oleh Agatha Christie untuk judul salah satu bukunya.
Baiklah, saya akan memulainya. Kisah ini bermula pada tanggal 23 Agustus 1971. Di desa yang saya sebutkan tadi, saya singkat saja dengan nama Belmez, hiduplah seorang wanita separuh baya yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Namanya yaitu Maria Gomez Camara. Ia mempunyai seorang suami berjulukan Juan yang berprofesi sebagai petani.
Maria hanyalah seorang ibu rumah tangga yang sederhana. Penduduk sekitarpun mengenalnya sebagai tetangga yang baik.
Nah, pada tanggal itu, Maria sedang sibuk beraktifitas di rumahnya. Pada ketika ia memasuki dapurnya, ia melihat sesuatu yang hampir saja membuatnya pingsan.
Di lantai dapurnya, ia melihat lukisan wajah seorang laki-laki tergambar dengan sangat terang !
rumah Maria untuk melihat wajah angker itu.
Wajah misterius itu terlihat menyerupai sebuah potret ekspresionis yang terlukis secara alamiah, seolah-olah Van Gogh gres saja mampir ke dapur Maria yang sederhana.
Semua takjub dengan apa yang dilihatnya.
Kalian tahu, tidak ada keluarga yang ingin ketenangan mereka terganggu. Coba bayangkan, orang banyak yang terus berdatangan, belum lagi perasaan abnormal yang menghinggap alasannya yaitu tinggal bersama wajah tak dikenal di lantai dapur yang memandangmu dengan tatapan dingin.
Ya, akhirnya, keluarga Camara memutuskan untuk melaksanakan sesuatu. Enam hari sehabis wajah itu muncul, Miguel, anak Maria, mengambil sebuah kapak, kemudian membongkar lantai dapurnya. Setelah wajah tersebut hancur, ia menimpanya dengan semen. Nah, sekarang, kami semua sanggup hidup tenang, pikirnya.
Keluarga Camara memang risikonya berhasil hidup tenang. Tidak ada yang mengganggu istirahat mereka lagi. Tidak ada lagi perasaan abnormal yang menghinggap.
Tapi...semuanya hanya berlangsung selama satu minggu. Pada tanggal 8 September, Maria masuk ke dapurnya lagi (tentu saja, ini kan aktifitas sehari-harinya) dan sekali lagi, menyerupai deja vu, wajah misterius itu kembali muncul.
wajah berikutnya kembali muncul.
Sekarang ada dua wajah di lantai Maria. Total empat wajah telah muncul. Yang abnormal adalah, muncul figur wajah-wajah kecil di sekeliling wajah keempat. Ini semakin menambah misterius persoalannya.
Maria menyerah. Ia membiarkan wajah itu bertebaran di rumahnya.
wajah-wajah itu yaitu hasil lukisan Maria. Menurut mereka, imbas wajah menyerupai itu sanggup diciptakan dengan memakai cuka dan jelaga. Tapi sayang, mereka gagal mempraktekkan bagaimana Maria membuatnya.
Bahkan, bukan hanya dari para peneliti, tantangan terhadap fenomena ini juga tiba dari para paranormal sendiri. Mereka percaya bahwa wajah itu yaitu hasil lukisan sehabis melaksanakan fotografi infrared. Sekali lagi, kelompok paranormal ini juga gagal memperlihatkan bukti yang meyakinkan.
Bayangkan ! sehabis mendengar usaha-usaha super rumit yang dilakukan oleh para peneliti, saya semakin mengagumi Maria. Betapa tidak, Jika Maria benar-benar merekayasa wajah itu, alangkah cerdasnya ia, alasannya yaitu ia berhasil membingungkan para ilmuwan-ilmuwan mahir itu.
Pada Februari 2004, Maria meninggal dunia di usia 85 tahun. Wajah-wajah itu masih ada di lantai rumahnya. Jika wajah itu yaitu hasil rekayasa, maka itu berarti Maria telah merekayasa wajah itu selama 33 tahun.
Baiklah, kini kalian mulai bingung. Kalian mungkin akan bertanya kepada saya apakah wajah itu yaitu hasil rekayasa atau bukan. Yang sanggup saya katakan adalah, para skeptis tidak punya bukti yang berpengaruh yang sanggup memperlihatkan bahwa wajah itu yaitu hasil rekayasa. Bagaimana mereka menjelaskan wajah yang tiba-tiba muncul di hadapan mata para penonton ?Beberapa misteri memang tidak atau belum sanggup dijelaskan, dan saya tidak merasa perlu untuk mengetahui semua tanggapan atas misteri di dunia ini. Untuk kasus Belmez, saya anggap misteri ini belum terpecahkan.
Suatu hari, kalau kalian punya kesempatan untuk mengunjungi Spanyol, kunjungilah rumah Belmez dan katakan kepada penghuninya : "Las Caras ?"
Maka penghuninya akan memperlihatkan kepada anda wajah-wajah yang termashyur itu. Dan saya akan memperlihatkan sedikit tips untuk kalian kalau kalian ditanya mengenai wajah apa yang ingin kalian lihat. Menurut rumor, sehabis maria meninggal, wajahnya juga ikut muncul di salah satu bab lantai rumah itu. Makara minta padanya untuk memperlihatkan kepada kalian wajah Maria Gomez Camara, seorang wanita sederhana yang telah menciptakan desa kecil Belmez terlihat di peta dunia.

Selamat berakhir pekan.
(wikipedia, profilingtheunexplained.com, bbc.co.uk)