Misteri Piramida-Piramida Cina
Monday, April 5, 2010
Edit
Selama puluhan tahun, ada sebuah legenda, atau boleh dibilang rumor, yang beredar di dunia barat jikalau di sebuah lokasi terpencil di Cina, ada banyak piramida misterius yang bahkan lebih besar dibanding piramida Mesir.
Selama puluhan tahun, pemerintah Cina dan para arkeolognya telah menyangkal keberadaan piramida-piramida ini, dan penyangkalan ini malah menciptakan dunia barat semakin tertarik untuk menyelidikinya.
Apakah benar ada piramida di Cina?
Apa yang bahwasanya tersimpan di dalam piramida-piramida ini?
Mengapa pemerintah Cina menyangkal keberadaannya?
Namun, pada masa space imaging dan google earth, kini kita sanggup tahu jikalau piramida-piramida Cina benar-benar ada, bahkan berjumlah sampai 100 buah. Piramida-piramida ini terletak di propinsi Xaanshi di erat kota kuno Xian.
The Great White Pyramid
Pada tahun 1983, Bruce Cathie, seorang penulis selandia gres mengaku jikalau pemerintah Cina telah mengungkapkan kepadanya jikalau piramida-piramida itu benar-benar ada. Namun tidak ada yang misterius, piramida-piramida itu hanyalah kuburan para kaisar.
Dalam bukunya yang berjudul The Bridge to Infinity (1983), Cathie menceritakan asal mula piramida Cina ini mulai dikenal di dunia barat. Semuanya bermula dari pengalaman seorang pilot angkatan udara Amerika berjulukan James Gaussman.
Saat itu, tahun 1945, Gaussman sedang terbang di antara India dan Cina dalam misi rutinnya. Ketika mesin pesawatnya mengalami masalah, ia harus menurunkan ketinggian. Pada dikala itulah ia melihat piramida raksasa Cina yang misterius.
Dalam laporannya, ia mengatakan:
Dua tahun sehabis laporan Gausmann, piramida Cina kembali muncul ke permukaan. Kolonel Maurice Sheahan, eksekutif Trans World Airline mengaku jikalau ia juga melihat piramida raksasa Cina itu. Kesaksian Sheahan dimuat di harian New York Times pada 28 Maret 1947 dengan judul artikel "Penerbang Amerika melihat piramida raksasa Cina di pegunungan terpencil di barat daya Xian".
Dalam artikel tersebut, Sheahan menyampaikan jikalau piramida ini mempunyai tinggi 300 meter dengan lebar 450 meter. Jika asumsi ini akurat, maka piramida ini mengalahkan ukuran piramida Mesir yang hanya mempunyai tinggi 135 meter.
Sheahan juga menyampaikan jikalau piramida ini terletak di lembah di kaki gunung Qin Ling sekitar 40 mil barat daya Xian. Di erat piramida raksasa tersebut, ia melaporkan adanya ratusan gundukan kecil yang juga menyerupai dengan piramida. Namun kesaksian Sheahan tidak menyebutkan adanya kerikil menyerupai mutiara di puncak piramida.
piramida putih besar, mempunyai ukuran dasar 222 meter X 217 meter. ini membuatnya menjadi piramida terbesar kedua di Cina.
Piramida ini yakni piramida yang fotonya terpampang di surat kabar New York Sunday news tahun 1947. Dengan kata lain, piramida inilah yang telah dilihat oleh Sheahan, dan mungkin juga oleh Gaussman. Namun, tampaknya Sheahan telah keliru memperkirakan tingginya sebab piramida ini ternyata hanya mempunyai tinggi sekitar 45 meter.


Mausoleum ini merupakan daerah peristirahatan terakhir Kaisar Wu yang berjulukan Liu Che (atau Wu Di) yang memerintah dari tahun 157-87 SM. Ini berarti piramida tersebut telah berusia 2.000 tahun lebih.
Sejarah mencatat jikalau diharapkan waktu sampai 53 tahun untuk menuntaskan bangunan ini dan di dalamnya tersimpan banyak objek berharga. Berbeda dengan mausoleum Qin Shi Huang, mausoleum ini telah diekskavasi dan sebagian artefak berharganya disimpan di museum dan dipamerkan.
Walaupun telah diketahui jikalau piramida ini sama dengan piramida di foto yang muncul tahun 1947, banyak peneliti masih dibingungkan dengan satu misteri. Menurut Gaussman, ia mengaku melihat adanya material menyerupai mutiara di puncak piramida itu. Namun, kita sanggup melihat jikalau puncak piramida ini ternyata datar, menyerupai terpotong.
Apakah Gausmann berbohong?
Atau, apakah seseorang telah memindahkan puncak piramida tersebut?
Atau mungkin, di suatu daerah di Cina masih ada piramida putih raksasa setinggi 300 meter dengan puncak berkilau yang belum ditemukan?
(wikipedia, cultural-china.com, unexplainedearth.com)
Selama puluhan tahun, pemerintah Cina dan para arkeolognya telah menyangkal keberadaan piramida-piramida ini, dan penyangkalan ini malah menciptakan dunia barat semakin tertarik untuk menyelidikinya.
Apakah benar ada piramida di Cina?
Apa yang bahwasanya tersimpan di dalam piramida-piramida ini?
Mengapa pemerintah Cina menyangkal keberadaannya?
Namun, pada masa space imaging dan google earth, kini kita sanggup tahu jikalau piramida-piramida Cina benar-benar ada, bahkan berjumlah sampai 100 buah. Piramida-piramida ini terletak di propinsi Xaanshi di erat kota kuno Xian.
The Great White Pyramid
Pada tahun 1983, Bruce Cathie, seorang penulis selandia gres mengaku jikalau pemerintah Cina telah mengungkapkan kepadanya jikalau piramida-piramida itu benar-benar ada. Namun tidak ada yang misterius, piramida-piramida itu hanyalah kuburan para kaisar.
Dalam bukunya yang berjudul The Bridge to Infinity (1983), Cathie menceritakan asal mula piramida Cina ini mulai dikenal di dunia barat. Semuanya bermula dari pengalaman seorang pilot angkatan udara Amerika berjulukan James Gaussman.
Saat itu, tahun 1945, Gaussman sedang terbang di antara India dan Cina dalam misi rutinnya. Ketika mesin pesawatnya mengalami masalah, ia harus menurunkan ketinggian. Pada dikala itulah ia melihat piramida raksasa Cina yang misterius.
Dalam laporannya, ia mengatakan:
"Aku menerbangkan pesawat mengitari sebuah gunung dan lalu kami masuk ke lembah. Tepat dibawah kami, terlihat sebuah piramida putih raksasa yang seperti muncul dari negeri dongeng. Piramida itu putih gemerlapan. Mungkin terbuat dari logam atau bebatuan jenis tertentu. Seluruh sisinya berwarna putih. Namun yang paling menarik yakni kerikil di puncak piramida tersebut - sebuah material berharga menyerupai mutiara. Aku benar-benar takjub dengan kedashyatan bangunan itu."Saat itu, boleh dibilang jikalau piramida hanya identik dengan Mesir. Jadi, seharusnya laporan Gausmann sanggup menarik perhatian lebih banyak peneliti di barat. Namun, Laporan Gaussman hanya berakhir di dalam arsip militer Amerika.
Dua tahun sehabis laporan Gausmann, piramida Cina kembali muncul ke permukaan. Kolonel Maurice Sheahan, eksekutif Trans World Airline mengaku jikalau ia juga melihat piramida raksasa Cina itu. Kesaksian Sheahan dimuat di harian New York Times pada 28 Maret 1947 dengan judul artikel "Penerbang Amerika melihat piramida raksasa Cina di pegunungan terpencil di barat daya Xian".
Dalam artikel tersebut, Sheahan menyampaikan jikalau piramida ini mempunyai tinggi 300 meter dengan lebar 450 meter. Jika asumsi ini akurat, maka piramida ini mengalahkan ukuran piramida Mesir yang hanya mempunyai tinggi 135 meter.
Sheahan juga menyampaikan jikalau piramida ini terletak di lembah di kaki gunung Qin Ling sekitar 40 mil barat daya Xian. Di erat piramida raksasa tersebut, ia melaporkan adanya ratusan gundukan kecil yang juga menyerupai dengan piramida. Namun kesaksian Sheahan tidak menyebutkan adanya kerikil menyerupai mutiara di puncak piramida.
piramida putih besar, mempunyai ukuran dasar 222 meter X 217 meter. ini membuatnya menjadi piramida terbesar kedua di Cina.
Piramida ini yakni piramida yang fotonya terpampang di surat kabar New York Sunday news tahun 1947. Dengan kata lain, piramida inilah yang telah dilihat oleh Sheahan, dan mungkin juga oleh Gaussman. Namun, tampaknya Sheahan telah keliru memperkirakan tingginya sebab piramida ini ternyata hanya mempunyai tinggi sekitar 45 meter.


Mausoleum ini merupakan daerah peristirahatan terakhir Kaisar Wu yang berjulukan Liu Che (atau Wu Di) yang memerintah dari tahun 157-87 SM. Ini berarti piramida tersebut telah berusia 2.000 tahun lebih.
Sejarah mencatat jikalau diharapkan waktu sampai 53 tahun untuk menuntaskan bangunan ini dan di dalamnya tersimpan banyak objek berharga. Berbeda dengan mausoleum Qin Shi Huang, mausoleum ini telah diekskavasi dan sebagian artefak berharganya disimpan di museum dan dipamerkan.
Walaupun telah diketahui jikalau piramida ini sama dengan piramida di foto yang muncul tahun 1947, banyak peneliti masih dibingungkan dengan satu misteri. Menurut Gaussman, ia mengaku melihat adanya material menyerupai mutiara di puncak piramida itu. Namun, kita sanggup melihat jikalau puncak piramida ini ternyata datar, menyerupai terpotong.
Apakah Gausmann berbohong?
Atau, apakah seseorang telah memindahkan puncak piramida tersebut?
Atau mungkin, di suatu daerah di Cina masih ada piramida putih raksasa setinggi 300 meter dengan puncak berkilau yang belum ditemukan?
(wikipedia, cultural-china.com, unexplainedearth.com)