Misteri Chase Vault - Peti Mati Berpindah Barbados

Di Barbados, ada sebuah makam yang berjulukan Chase Vault. Makam ini tidak ibarat makam biasa yang kita kenal. Bangunannya besar dan sanggup memuat banyak peti mati di dalamnya. Namun, misterinya bukan disitu. Ada bencana asing yang terjadi pada makam ini. Sepertinya, peti-peti mati yang ditaruh di dalamnya sanggup berpindah dengan sendirinya.


Misteri ini dikenal dengan nama peti mati berpindah Barbados dan sudah menjadi subyek goresan pena beberapa peneliti.

Kisahnya dimulai pada tahun 1724.

Pada tahun itu, seorang laki-laki berjulukan James Elliot membangun sebuah makam bawah tanah yang besar. Pintu makam itu terbuat dari sebuah marmer besar yang berat dan dirancang dengan cara yang khusus. Saking beratnya watu itu, diharapkan sekitar 6-7 orang untuk menggesernya.

makam itu dibuka, para pengurus pemakaman kaget sebab menemukan peti-peti mati yang sudah ada di dalamnya berada pada posisi yang tidak semestinya. Peti mati Mary Ann Chase telah bergeser ke sudut lainnya.

Anggota keluarga Chase yang melihat itu menjadi sangat murka dan menduga ada penjarah makam yang telah mengacaukan peti-peti mati itu. Namun, mereka tidak menemukan benda apapun yang hilang dari makam itu.

Peti mati Mary Ann lalu dikembalikan ke posisi semula dan pintu Chase Vault kembali ditutup.

Tetapi, misteri itu tidak berakhir disini.

Pada tanggal 25 September 1816, empat tahun sehabis pemakaman Thomas Chase, makam itu kembali dibuka. Kali ini untuk menampung mayat Charles Brewster Ames yang berusia 11 tahun.

Sekali lagi, mereka menemukan semua peti mati telah berpindah tempat, termasuk peti mati Thomas Chase yang sangat berat. Satu-satunya peti mati yang tidak berubah posisi hanyalah peti mati kayu milik Mrs.Goddard.

Petugas pemakaman lalu memerintahkan biar peti-peti mati itu dikembalikan ke posisinya yang semula. Saking beratnya peti mati Thomas Chase, diharapkan delapan laki-laki untuk memperbaiki posisinya.

Pintu masuk Chase Vault kembali ditutup rapat.

52 hari kemudian, tepatnya tanggal 17 November 1816, pintu Chase Vault kembali dibuka. Kali ini untuk mendapatkan mayat Samuel Brewster Ames.

Sekali lagi, para pengurus pemakaman menemukan peti-peti mati di dalamnya telah berubah posisi. Dan sama ibarat sebelumnya, peti mati kayu Mrs.Goddard ialah satu-satunya peti mati yang tidak berpindah tempat.

Jadi, untuk ketiga kalinya mereka mengembalikan semua peti mati itu kembali ke posisinya yang semula.

Tiga tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 17 Juli 1819, makam itu kembali dibuka untuk mendapatkan mayat Thomasina Clark. Berbeda dengan peti mati sebelumnya, mayat Clark ditaruh di dalam peti mati kayu.

Ketika pintu makam dibuka, mereka kembali menemukan peti-peti mati di dalamnya berada dalam posisi yang berantakan.

Empat bencana misterius ini lalu menarik perhatian gubernur Barbados, Lord Combermere, yang disebut-sebut turut menghadiri pemakaman Clark.

Sang Gubernur lalu memerintahkan investigasi secara menyeluruh terhadap makam itu. Namun tidak ditemukan satupun gejala perusakan ataupun jalan belakang layar menuju makam itu.

Jadi, peti-peti mati itu kembali disusun ibarat semula.

Peti mati Mr.Goddard yang terbuat dari kayu telah mengalami lapuk yang luar biasa sehingga orang-orang mengikat peti itu dengan tali untuk mencegahnya lepas awut-awutan dan lalu menaruhnya di sudut bersentuhan dengan dinding.

Setelah itu, pasir ditaburi ke lantai makam untuk mendeteksi adanya jejak kaki.

Lalu, pintu Chase Vault kembali ditutup. kali ini bukan hanya ditutup, Lord Combermere bahkan menyegel pintu makam itu dengan segel gubernur.

Tanggal 18 April 1820, delapan bulan sehabis penguburan Thomasina Clark, Chase Vault kembali dibuka, bukan untuk mendapatkan mayat baru, melainkan untuk memenuhi ajakan Lord Combermere yang ingin tahu kondisi di dalam makam.

Ketika pintu makam dibuka, Sekali lagi, semua peti mati di dalamnya telah berpindah posisi. Dan sama ibarat sebelum-sebelumnya, peti mati kayu Mrs.Goddard ialah satu-satunya yang tidak berpindah.

Masonic merupakan misteri purba, simbol final hidup dimana kebenaran Ilahi sanggup ditemukan.

Nickell menghubungkan dongeng peti mati berpindah dengan misteri harta karun pulau Oak yang juga dipercaya sebagai Masonic Hoax lainnya.

Sama ibarat Alegori Masonic lainnya, dongeng ini dipercaya hanya dibentuk oleh para Mason sebagai sebuah dongeng simbolis yang tidak pernah terjadi di dunia kasatmata dan hanya ditujukan sebagai pengajaran bagi para anggota Freemason lainnya.

Nickell juga mengutip bukti yang berasal dari perkataan Lucas:

"Aku sudah menyelidiki seluruh dindingnya, lengkungannya dan setiap belahan dari Chase Vault dan menemukan jika setiap belahan telah berusia renta dan mirip; dan seorang Tukang watu (Mason) di dekatku memukul setiap belahan bawah makam itu dengan palunya, dan ternyata semuanya padat."

Salah satu kutipan mengenai bunyi palu ini sanggup ditemukan di Macoy's Illustrated History and Encyclopedia of Freemasonry dimana dikatakan jika para Mason menghormati dentuman bunyi palu sang Master yang melambangkan otoritas.

Masih berdasarkan Nickell, Penggunaan kata "Mason" untuk menyebut tukang watu oleh Lucas cukup menarik. Nickell menduga jika Lucas sendiri ialah seorang Mason yang berpartisipasi dalam pembuatan alegori itu.

Nickell juga percaya jika para Mason ternama lainnya ikut berpartisipasi dalam dongeng alegori ini dan membantu menutup-nutupinya, ibarat Sir Arthur Conan Doyle yang pernah membahas soal Chase Vault pada artikel tahun 1919 di surat kabar "The Strand". Dalam artikel itu, Doyle memakai kata "Effluvia" yang berarti kuburan.

Kata itu, umumnya hanya dimengerti oleh para Mason.

Teori Nickell dianggap sebagai klarifikasi yang paling masuk nalar mengenai misteri ini.

Namun, luar biasanya, walaupun dongeng ini dianggap sebagai hoax, misteri serupa disebut pernah terjadi di makam di Stanton, Suffolk, dan di pemakaman Lutherian di pulau kecil Oesel di maritim Baltik. Kedua misteri tersebut sama-sama terjadi pada kurun ke-19 dan sama-sama belum terpecahkan.

(wikipedia, carribbeantravelforums.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel