Misteri Pendaratan Ufo Dan Alien Di Sekolah Ariel Di Ruwa, Zimbabwe
Saturday, April 30, 2011
Edit
Pada tanggal 14 September 1994, sebuah UFO terlihat membelah langit Afrika. Dua hari kemudian, sesuatu mendarat di halaman sebuah sekolah di Ruwa, Zimbabwe. Dari dalam benda misterius tersebut, keluar sesosok makhluk gila yang belum pernah terlihat sebelumnya. Penampakan ini disaksikan oleh 62 pelajar yang ketika itu sedang bermain di lapangan sekolah.
Hari itu tanggal 16 September 1994.
Sekitar 20 kilometer dari kota Harare, tepatnya di kota Ruwa, sekumpulan pelajar sekolah yang sedang bermain akan segera mengalami sesuatu yang luar biasa.
Saat itu pukul 10:15 pagi. Para guru di sekolah dasar Ariel sedang mengikuti rapat. Jadi, para murid dibiarkan bermain tanpa pengawasan. Satu-satunya orang remaja yang ada di sekolah itu ialah seorang ibu yang sedang berjualan di kantin sekolah.
Hari itu tanggal 16 September 1994.
Sekitar 20 kilometer dari kota Harare, tepatnya di kota Ruwa, sekumpulan pelajar sekolah yang sedang bermain akan segera mengalami sesuatu yang luar biasa.
Saat itu pukul 10:15 pagi. Para guru di sekolah dasar Ariel sedang mengikuti rapat. Jadi, para murid dibiarkan bermain tanpa pengawasan. Satu-satunya orang remaja yang ada di sekolah itu ialah seorang ibu yang sedang berjualan di kantin sekolah.
alien."
Anak itu juga menyampaikan jikalau makhluk itu mempunyai mata yang sangat besar, seukuran bola rugby. Mengenai cara berjalannya, ia menyampaikan jikalau makhluk itu "Memantul ibarat sedang berada di bulan, walaupun tidak sama persis."
Walaupun diliputi ketakutan, beberapa anak terlihat sangat tertarik dengan sosok misterius tersebut.
UFO Afrika, yang ikut memeriksa masalah ini keesokan harinya, meminta murid-murid untuk menggambar apa yang disaksikan oleh mereka. Cynthia mendapatkan 35 gambar denah yang menyampaikan objek-objek yang serupa.
halusinasi. Ini sanggup menjelaskan terjadinya penampakan dan telepati tersebut. Pada masa lampau, histeria massa umumnya terjadi lantaran karena ibarat penampakan yang tidak terjelaskan, spora beracun atau propaganda yang berlebihan.
Namun dalam masalah ini, apa penyebabnya? Mereka yang mempercayai teori ini memang gagal mengidentifikasi penyebabnya.
Menurut Dr.John Mack, sebenarnya memang tidak ada penyebab lantaran ia percaya jikalau belum dewasa ini tidak mengalami histeria massa. Dr.Mack ialah seorang profesor dari Harvard Medical School. Ia khusus mendatangi sekolah itu dan mewawancarai 12 pelajar yang turut menyaksikan kejadian itu.
karpet terbang untuk bepergian. Sekarang mereka memakai piring terbang bercahaya keperakan.
(Di Indonesia, roh tidak suka memakan belum dewasa sekolah. Mereka lebih suka merasukinya beramai-ramai).
Kemungkinan keenam yang juga kemungkinan terakhir, belum dewasa ini benar-benar telah menjumpai alien dari planet lain yang lantaran suatu lantaran lebih peduli dengan keadaan bumi dibanding umat manusia.
Alien-alien ini memutuskan untuk mengunjungi bumi dan memperingati insan akan potensi kehancuran yang akan datang. Mereka terbang ke Zimbabwe dan tiba-tiba mendapatkan pandangan gres jikalau 62 anak ini sanggup menjadi megaphone untuk memperingati dunia akan masa depan bumi yang suram (Walaupun saya akan lebih menyarankan mereka untuk mengunjungi para pembalak liar ketimbang belum dewasa ini).
Tentu saja kemungkinan ini pun sanggup menjelaskan penampakan dan telepati yang dialami.
Weird!
Jelas masalah ini ialah salah satu misteri yang paling menarik pada kala ini.
Satu-satunya bukti yang dimiliki hanyalah kesaksian belum dewasa ini. Seorang peneliti pernah tiba ke lokasi dan berusaha mencari sisa-sisa pendaratan atau radiasi, namun gagal. Boleh dibilang, daerah itu higienis ibarat tidak pernah terjadi kejadian apapun.
Dalam salah satu wawancaranya, Dr.Mack berkata: "Saya mungkin tidak akan mendapatkan bulat-bulat apa yang dikatakan oleh belum dewasa ini. Namun saya menganggapnya serius. Saya tidak akan pernah menyampaikan jikalau ada alien di luar sana yang kerjaannya menculik orang-orang. Namun saya akan menyampaikan jikalau ada fenomena-fenomena menarik yang tidak sanggup saya jelaskan sehingga membutuhkan penelitian yang lebih mendalam."
Pada tahun 2004, Dr.Mack tewas jawaban ditabrak oleh pengendara mabuk dan sampai ketika ini mungkin tidak ada peneliti lain yang menaruh perhatian atas masalah Ruwa sebesar Dr.Mack. (Cynthia Hind juga sudah meninggal pada tahun 2000).
Dengan demikian masalah Ruwa mungkin akan segera terlupakan dan masuk ke dalam arsip kasus-kasus tidak terpecahkan lainnya.
Jika kalian mempunyai koneksi internet yang cepat, kalian sanggup menyaksikan video wawancara Dr.Mack di bawah ini:
(americanmonster.com, johnmackinstitue.org)
Anak itu juga menyampaikan jikalau makhluk itu mempunyai mata yang sangat besar, seukuran bola rugby. Mengenai cara berjalannya, ia menyampaikan jikalau makhluk itu "Memantul ibarat sedang berada di bulan, walaupun tidak sama persis."
Walaupun diliputi ketakutan, beberapa anak terlihat sangat tertarik dengan sosok misterius tersebut.
UFO Afrika, yang ikut memeriksa masalah ini keesokan harinya, meminta murid-murid untuk menggambar apa yang disaksikan oleh mereka. Cynthia mendapatkan 35 gambar denah yang menyampaikan objek-objek yang serupa.
halusinasi. Ini sanggup menjelaskan terjadinya penampakan dan telepati tersebut. Pada masa lampau, histeria massa umumnya terjadi lantaran karena ibarat penampakan yang tidak terjelaskan, spora beracun atau propaganda yang berlebihan.
Namun dalam masalah ini, apa penyebabnya? Mereka yang mempercayai teori ini memang gagal mengidentifikasi penyebabnya.
Menurut Dr.John Mack, sebenarnya memang tidak ada penyebab lantaran ia percaya jikalau belum dewasa ini tidak mengalami histeria massa. Dr.Mack ialah seorang profesor dari Harvard Medical School. Ia khusus mendatangi sekolah itu dan mewawancarai 12 pelajar yang turut menyaksikan kejadian itu.
karpet terbang untuk bepergian. Sekarang mereka memakai piring terbang bercahaya keperakan.
(Di Indonesia, roh tidak suka memakan belum dewasa sekolah. Mereka lebih suka merasukinya beramai-ramai).
Kemungkinan keenam yang juga kemungkinan terakhir, belum dewasa ini benar-benar telah menjumpai alien dari planet lain yang lantaran suatu lantaran lebih peduli dengan keadaan bumi dibanding umat manusia.
Alien-alien ini memutuskan untuk mengunjungi bumi dan memperingati insan akan potensi kehancuran yang akan datang. Mereka terbang ke Zimbabwe dan tiba-tiba mendapatkan pandangan gres jikalau 62 anak ini sanggup menjadi megaphone untuk memperingati dunia akan masa depan bumi yang suram (Walaupun saya akan lebih menyarankan mereka untuk mengunjungi para pembalak liar ketimbang belum dewasa ini).
Tentu saja kemungkinan ini pun sanggup menjelaskan penampakan dan telepati yang dialami.
Weird!
Jelas masalah ini ialah salah satu misteri yang paling menarik pada kala ini.
Satu-satunya bukti yang dimiliki hanyalah kesaksian belum dewasa ini. Seorang peneliti pernah tiba ke lokasi dan berusaha mencari sisa-sisa pendaratan atau radiasi, namun gagal. Boleh dibilang, daerah itu higienis ibarat tidak pernah terjadi kejadian apapun.
Dalam salah satu wawancaranya, Dr.Mack berkata: "Saya mungkin tidak akan mendapatkan bulat-bulat apa yang dikatakan oleh belum dewasa ini. Namun saya menganggapnya serius. Saya tidak akan pernah menyampaikan jikalau ada alien di luar sana yang kerjaannya menculik orang-orang. Namun saya akan menyampaikan jikalau ada fenomena-fenomena menarik yang tidak sanggup saya jelaskan sehingga membutuhkan penelitian yang lebih mendalam."
Pada tahun 2004, Dr.Mack tewas jawaban ditabrak oleh pengendara mabuk dan sampai ketika ini mungkin tidak ada peneliti lain yang menaruh perhatian atas masalah Ruwa sebesar Dr.Mack. (Cynthia Hind juga sudah meninggal pada tahun 2000).
Dengan demikian masalah Ruwa mungkin akan segera terlupakan dan masuk ke dalam arsip kasus-kasus tidak terpecahkan lainnya.
Jika kalian mempunyai koneksi internet yang cepat, kalian sanggup menyaksikan video wawancara Dr.Mack di bawah ini:
(americanmonster.com, johnmackinstitue.org)