Don Decker Yang Misterius - Cerita Seorang Cowok Yang Membuat Hujan Dan Melawan Gravitasi
Sunday, May 8, 2011
Edit
28 tahun yang lalu, sebuah kejadian misterius terjadi di Stroudsburg, Pennsylvania. Seorang laki-laki muda, entah dengan kekuatan apa, bisa membuat tetesan air dan melawan gravitasi di hadapan sembilan orang saksi. Mereka yang menyaksikan kejadian itu percaya kalau mereka sedang berhadapan dengan kekuatan jahat yang berasal dari sang iblis sendiri.
Misteri ini sering disebut sebagai misteri Rain Boy atau Rain Starter dan dianggap sebagai salah satu misteri yang paling membingungkan dan pernah diberitakan oleh banyak media lokal hingga akibatnya ditayangkan oleh program televisi Unsolved Mysteries pada tanggal 10 Februari 1993.
Kisah ini berkisar pada seorang cowok berjulukan Donald (Donnie atau Don) Decker, seorang cowok dari Stroudsburg, Pennsylvania, yang berusia 21 tahun. Pada tahun 1983, ia sedang menjalani eksekusi antara 4 bulan hingga satu tahun penjara alasannya ialah terbukti menampung barang curian.
Peristiwa misterius itu mulai terjadi ketika kakeknya, James Kishaugh, meninggal dunia.
Misteri ini sering disebut sebagai misteri Rain Boy atau Rain Starter dan dianggap sebagai salah satu misteri yang paling membingungkan dan pernah diberitakan oleh banyak media lokal hingga akibatnya ditayangkan oleh program televisi Unsolved Mysteries pada tanggal 10 Februari 1993.
Kisah ini berkisar pada seorang cowok berjulukan Donald (Donnie atau Don) Decker, seorang cowok dari Stroudsburg, Pennsylvania, yang berusia 21 tahun. Pada tahun 1983, ia sedang menjalani eksekusi antara 4 bulan hingga satu tahun penjara alasannya ialah terbukti menampung barang curian.
Peristiwa misterius itu mulai terjadi ketika kakeknya, James Kishaugh, meninggal dunia.
hujan yang terjadi di dalam rumah, namun rintik-rintik air itu juga terlihat melawan aturan fisika!
"Kami bangun di bersahabat pintu depan dan kemudian menyaksikan rintik-rintik air itu bergerak secara horizontal di udara. Ia melewati kami dan masuk ke ruangan lain."
Petugas John Baujan juga turut menyaksikan keganjilan itu.
"Tiba-tiba saya mencicipi ketakutan dan mulai merinding. Itulah yang saya rasakan. Saat itu ialah situasi dimana terjadi sesuatu yang bahkan tidak pernah kuimpikan bisa terjadi. Tidak ada satu pun yang bisa menjelaskan apa yang sedang terjadi."
"Kami bangun di bersahabat pintu depan dan kemudian menyaksikan rintik-rintik air itu bergerak secara horizontal di udara. Ia melewati kami dan masuk ke ruangan lain."
Petugas John Baujan juga turut menyaksikan keganjilan itu.
"Tiba-tiba saya mencicipi ketakutan dan mulai merinding. Itulah yang saya rasakan. Saat itu ialah situasi dimana terjadi sesuatu yang bahkan tidak pernah kuimpikan bisa terjadi. Tidak ada satu pun yang bisa menjelaskan apa yang sedang terjadi."
melayang di udara!
Tidak berapa usang kemudian, ia terlempar ke sudut ruangan.
Ketika Decker mengingat kembali pengalaman itu, ia menyebutkan kalau ketika itu, tampaknya ada sebuah kekuatan besar telah mengambil alih tubuhnya. Don mempunyai badan yang besar dan tidak gampang bisa terlempar begitu saja. Namun, ketika terlempar, ia merasa lemah dan tidak berdaya. Saat itu ia mulai sadar kalau sesuatu yang jahat sedang berlaku atas dirinya.
"Itu meyakinkanku kalau akulah yang bertanggung jawab alasannya ialah hujan itu menyerupai mengikutiku. Hujan tidak turun ketika saya tidak ada di rumah itu. Keiffer tinggal disana dan tidak ada sesuatu yang gila terjadi. Saat itu saya mulai sadar kalau penyebabnya ialah diriku sendiri."
Beberapa jam kemudian, petugas Bauman dan Wolbert kembali tiba dengan membawa kepala polisi. Ketika kepala polisi masuk ke rumah itu, hujan misterius itu kembali muncul dan membasahinya. Tetapi, mungkin alasannya ialah kebingungan, ia meminta penyelidikan tidak boleh dan menyampaikan kalau kasus ini hanyalah persoalan pipa ledeng yang rusak. Ia juga meminta bawahannya untuk tidak membuat laporan apapun mengenai kejadian ini.
Para petugas polisi itu pun meninggalkan kediaman Keiffer.
Walaupun kepala polisi telah meminta penyelidikan dihentikan, namun keingintahuan yang cukup berpengaruh menghinggapi para petugas polisi tersebut sehingga membuat mereka kembali ke rumah itu untuk menemui Decker keesokan harinya. Kali ini bersama petugas lain berjulukan John Rundle dan Bill Davies.
Davies juga mempunyai kehidupan religius yang berpengaruh menyerupai Pam. Lalu ia menawarkan sebuah salib kepada Decker.
Decker mengambilnya, namun segera mengembalikannya alasannya ialah salib itu terasa menyerupai memperabukan telapak tangannya. Kemudian, sekali lagi, di hadapan para saksi, Decker kembali melayang di udara!
John Rundle yang telah mendengar kejadian sebelumnya dari rekannya takjub dengan apa yang dilihatnya:
"Tiba-tiba, ia terangkat dari lantai dan melayang melintasi ruangan dengan kekuatan yang luar biasa seolah-olah sebuah bus besar telah menabraknya. Ada tiga tanda cakaran di lehernya yang menjadikan darah mengalir keluar. Aku tidak punya balasan mengenai kejadian ini. Dan pikiranku benar-benar tidak bisa memahaminya, bahkan hingga sekarang."
Bill Davies juga demikian:
"Aku telah menjadi polisi selama 40 tahun dan belum pernah menyaksikan kejadian menyerupai itu. Biasanya, kalau kita menilik sesuatu, kita akan mendapat klarifikasi mengenainya. Untuk kasus ini, tidak ada penjelasannya."
Pada malam ketiga sesudah hujan pertama turun di ruangan, Mr.Van Why akibatnya tetapkan untuk memanggil seorang pendeta untuk melaksanakan ritual pengusiran setan. Decker pun oke untuk menjalaninya.
Ketika sang pendeta mulai berdoa, badan Decker mulai berguncang selama beberapa saat. Lalu, ia mulai terlihat lemas dan lebih rileks.
Dan atmosfer di ruangan itu pun berubah. Rintik-rintik air yang turun pun lenyap.
Semua orang merasa lega dan percaya kalau mimpi jelek mereka telah berakhir. Bagi keluarga Keiffer, mungkin iya. Tetapi tidak bagi Don Decker.
Setelah masa ijin Decker berakhir, ia pun kembali ke penjara. Decker mulai memikirkan kembali kejadian yang telah dialaminya beberapa hari belakangan dan ia mulai berpikir, apakah ia sanggup kembali membuat hujan di dalam penjara ini?
Pada ketika itu, tidak terjadi apa-apa. Namun beberapa hari kemudian, apa yang dipikirkannya mulai bermetamorfosis kenyataan. Hujan mulai turun di dalam penjara, sempurna di ruangan di mana Decker ditahan! Air juga terlihat merembes keluar dari lantai.
Decker menyampaikan kepada sipir berjulukan Dave Keenhold yang kebingungan kalau ialah yang telah menjadikan hujan terjadi di dalam penjara. Sang sipir tidak percaya dan menantangnya untuk kembali membuat hujan. Decker kembali melakukannya dan hujan kembali turun.
Sipir yang ketakutan ini kemudian memanggil pendeta penjara berjulukan William Blackburn alasannya ialah ia pun percaya kalau Decker sedang mengalami kerasukan.
Pendeta Blackburn mendatangi Decker dan bertanya kepadanya apakah ia telah merekayasa semua ini. Decker menolak tuduhan itu.
Beberapa detik kemudian, sikap Decker berubah drastis dan bau gila mulai tercium di ruangan itu.
Blackburn mengingat saat-saat menegangkan itu:
"Para dokter dan perawat menyampaikan kalau kita memasuki sebuah ruangan dimana seseorang sekarat alasannya ialah kanker, kita bisa mencium bau yang tidak biasa. Sama dengan ini, saya mencium bau yang jauh lebih kuat, iblis yang sedang bekerja."
Belum lagi bau itu lenyap, Decker mengangkat tangannya dan hujan mulai turun kembali.
"Itu ialah hujan yang tiba dari iblis." Kata Blackburn.
"Ada kabut. Saat itu saya sedang berada dalam hadirat Iblis. Aku mulai membuka alkitab dan membacakannya untuknya. Aku pun diliputi oleh ketakutan. Kalau di pikir-pikir, mungkin ketika itu saya lebih banyak berdoa untuk diriku dibanding untuk Decker."
Blackburn ternyata tidak perlu menunggu usang alasannya ialah hujan itu pun berhenti.
Decker pun terlihat telah bermetamorfosis lebih tenang. Ia berterima kasih kepada Blackburn dikarenakan telah berdoa untuknya.
Setelah kejadian tersebut, Don Decker tidak pernah lagi mengalami kejadian serupa.
Kejadian ini telah berlangsung cukup lama, yaitu tahun 1983 sehingga kita hanya akan menemukan sedikit sumber mengenai kejadian ini. Namun, para penduduk Stroudsburg masih bisa mengkonfirmasi kejadian ini dan tokoh-tokoh yang menyaksikannya pun kebanyakan masih hidup hingga ketika ini.
Mengenai Decker, mereka yang mengetahui kejadian ini tidak ragu kalau apa yang terjadi ketika itu ialah pekerjaan Iblis.
"Ia kerasukan." Kata Blackburn.
"Tidak ada keraguan di dalam pikiranku. Tidak mungkin ada insan yang sanggup melaksanakan menyerupai yang dilakukannya di ruangan itu."
Bagi Decker sendiri, kejadian yang dialaminya dianggap sebagai episode gila dalam kehidupannya.
"kejadian itu sudah tidak pernah terulang kembali." Katanya.
"Pada dasarnya, saya berharap kejadian itu tidak akan terjadi lagi. Dan aku, kalian tahu, hanya menjalani kehidupan ini hari demi hari."
Belakangan, Decker mengungkapkan kalau pada usia 7 tahun, ia pernah mengalami pemerkosaan oleh kakeknya. Ia percaya kalau roh kakeknya mungkin bertanggung jawab atas hujan misterius tersebut.
"Menurutku semua ini ialah perbuatannya. Pada waktu saya masih kecil, ia menganiayaku. Ketika ia meninggal, ia masih mencari kesempatan untuk kembali menganiayaku."
Soal itu, tidak ada yang tahu pasti. Tetapi paling tidak, Decker lega alasannya ialah kejadian ini telah berakhir.
Peter Jordan, seorang peneliti paranormal yang turut meneliti kasus Decker menawarkan pendapatnya:
"Sampai ketika ini, kasus Donald Decker ialah kasus paling menarik dan paling penting yang pernah saya tangani. Ini tidak berarti kalau saya percaya kejadian ini menawarkan bukti positif mengenai kerasukan setan. Namun, dalam kasus ini, dan dari pengalaman pribadiku, kejadian ini memang paling mendekati hipotesis itu."
Benarkah semua kejadian ini diakibatkan oleh roh jahat?
Ataukah Don Decker mempunyai kekuatan seorang mutan menyerupai Storm dalam film X Men?
Kalau bukan, apa yang menyebabkannya?
Paling tidak, ada sembilan saksi yang menyaksikan kejadian itu, termasuk petugas polisi James Bauman yang ketika ini sudah menjadi kepala polisi tempat Stroudsburg.
Namun dongeng ini belum berakhir begitu saja. 10 tahun kemudian, tim Unsolved Mysteries pergi menuju Stroudsburg untuk mengerjakan tayangan mengenai Don Decker. Setelah menuntaskan semua wawancara yang dibutuhkan, sembilan orang kru kembali ke motel untuk tidur dan beristirahat. Keesokan paginya, ketika mereka keluar dari kamar masing-masing, mereka menemukan air dalam jumlah besar menggenangi lantai dimana kamar mereka berada. Anehnya, lantai lain yang tidak ditinggali kru tidak mengalami persoalan ini.
Tidak ada satupun yang bisa menjelaskan asal air yang misterius itu.
Baca juga: Wajah-wajah misterius dari Belmez.
(unsolved.com, mcdowellnews.com)
Tidak berapa usang kemudian, ia terlempar ke sudut ruangan.
Ketika Decker mengingat kembali pengalaman itu, ia menyebutkan kalau ketika itu, tampaknya ada sebuah kekuatan besar telah mengambil alih tubuhnya. Don mempunyai badan yang besar dan tidak gampang bisa terlempar begitu saja. Namun, ketika terlempar, ia merasa lemah dan tidak berdaya. Saat itu ia mulai sadar kalau sesuatu yang jahat sedang berlaku atas dirinya.
"Itu meyakinkanku kalau akulah yang bertanggung jawab alasannya ialah hujan itu menyerupai mengikutiku. Hujan tidak turun ketika saya tidak ada di rumah itu. Keiffer tinggal disana dan tidak ada sesuatu yang gila terjadi. Saat itu saya mulai sadar kalau penyebabnya ialah diriku sendiri."
Beberapa jam kemudian, petugas Bauman dan Wolbert kembali tiba dengan membawa kepala polisi. Ketika kepala polisi masuk ke rumah itu, hujan misterius itu kembali muncul dan membasahinya. Tetapi, mungkin alasannya ialah kebingungan, ia meminta penyelidikan tidak boleh dan menyampaikan kalau kasus ini hanyalah persoalan pipa ledeng yang rusak. Ia juga meminta bawahannya untuk tidak membuat laporan apapun mengenai kejadian ini.
Para petugas polisi itu pun meninggalkan kediaman Keiffer.
Walaupun kepala polisi telah meminta penyelidikan dihentikan, namun keingintahuan yang cukup berpengaruh menghinggapi para petugas polisi tersebut sehingga membuat mereka kembali ke rumah itu untuk menemui Decker keesokan harinya. Kali ini bersama petugas lain berjulukan John Rundle dan Bill Davies.
Davies juga mempunyai kehidupan religius yang berpengaruh menyerupai Pam. Lalu ia menawarkan sebuah salib kepada Decker.
Decker mengambilnya, namun segera mengembalikannya alasannya ialah salib itu terasa menyerupai memperabukan telapak tangannya. Kemudian, sekali lagi, di hadapan para saksi, Decker kembali melayang di udara!
John Rundle yang telah mendengar kejadian sebelumnya dari rekannya takjub dengan apa yang dilihatnya:
"Tiba-tiba, ia terangkat dari lantai dan melayang melintasi ruangan dengan kekuatan yang luar biasa seolah-olah sebuah bus besar telah menabraknya. Ada tiga tanda cakaran di lehernya yang menjadikan darah mengalir keluar. Aku tidak punya balasan mengenai kejadian ini. Dan pikiranku benar-benar tidak bisa memahaminya, bahkan hingga sekarang."
Bill Davies juga demikian:
"Aku telah menjadi polisi selama 40 tahun dan belum pernah menyaksikan kejadian menyerupai itu. Biasanya, kalau kita menilik sesuatu, kita akan mendapat klarifikasi mengenainya. Untuk kasus ini, tidak ada penjelasannya."
Pada malam ketiga sesudah hujan pertama turun di ruangan, Mr.Van Why akibatnya tetapkan untuk memanggil seorang pendeta untuk melaksanakan ritual pengusiran setan. Decker pun oke untuk menjalaninya.
Ketika sang pendeta mulai berdoa, badan Decker mulai berguncang selama beberapa saat. Lalu, ia mulai terlihat lemas dan lebih rileks.
Dan atmosfer di ruangan itu pun berubah. Rintik-rintik air yang turun pun lenyap.
Semua orang merasa lega dan percaya kalau mimpi jelek mereka telah berakhir. Bagi keluarga Keiffer, mungkin iya. Tetapi tidak bagi Don Decker.
Setelah masa ijin Decker berakhir, ia pun kembali ke penjara. Decker mulai memikirkan kembali kejadian yang telah dialaminya beberapa hari belakangan dan ia mulai berpikir, apakah ia sanggup kembali membuat hujan di dalam penjara ini?
Pada ketika itu, tidak terjadi apa-apa. Namun beberapa hari kemudian, apa yang dipikirkannya mulai bermetamorfosis kenyataan. Hujan mulai turun di dalam penjara, sempurna di ruangan di mana Decker ditahan! Air juga terlihat merembes keluar dari lantai.
Decker menyampaikan kepada sipir berjulukan Dave Keenhold yang kebingungan kalau ialah yang telah menjadikan hujan terjadi di dalam penjara. Sang sipir tidak percaya dan menantangnya untuk kembali membuat hujan. Decker kembali melakukannya dan hujan kembali turun.
Sipir yang ketakutan ini kemudian memanggil pendeta penjara berjulukan William Blackburn alasannya ialah ia pun percaya kalau Decker sedang mengalami kerasukan.
Pendeta Blackburn mendatangi Decker dan bertanya kepadanya apakah ia telah merekayasa semua ini. Decker menolak tuduhan itu.
Beberapa detik kemudian, sikap Decker berubah drastis dan bau gila mulai tercium di ruangan itu.
Blackburn mengingat saat-saat menegangkan itu:
"Para dokter dan perawat menyampaikan kalau kita memasuki sebuah ruangan dimana seseorang sekarat alasannya ialah kanker, kita bisa mencium bau yang tidak biasa. Sama dengan ini, saya mencium bau yang jauh lebih kuat, iblis yang sedang bekerja."
Belum lagi bau itu lenyap, Decker mengangkat tangannya dan hujan mulai turun kembali.
"Itu ialah hujan yang tiba dari iblis." Kata Blackburn.
"Ada kabut. Saat itu saya sedang berada dalam hadirat Iblis. Aku mulai membuka alkitab dan membacakannya untuknya. Aku pun diliputi oleh ketakutan. Kalau di pikir-pikir, mungkin ketika itu saya lebih banyak berdoa untuk diriku dibanding untuk Decker."
Blackburn ternyata tidak perlu menunggu usang alasannya ialah hujan itu pun berhenti.
Decker pun terlihat telah bermetamorfosis lebih tenang. Ia berterima kasih kepada Blackburn dikarenakan telah berdoa untuknya.
Setelah kejadian tersebut, Don Decker tidak pernah lagi mengalami kejadian serupa.
Kejadian ini telah berlangsung cukup lama, yaitu tahun 1983 sehingga kita hanya akan menemukan sedikit sumber mengenai kejadian ini. Namun, para penduduk Stroudsburg masih bisa mengkonfirmasi kejadian ini dan tokoh-tokoh yang menyaksikannya pun kebanyakan masih hidup hingga ketika ini.
Mengenai Decker, mereka yang mengetahui kejadian ini tidak ragu kalau apa yang terjadi ketika itu ialah pekerjaan Iblis.
"Ia kerasukan." Kata Blackburn.
"Tidak ada keraguan di dalam pikiranku. Tidak mungkin ada insan yang sanggup melaksanakan menyerupai yang dilakukannya di ruangan itu."
Bagi Decker sendiri, kejadian yang dialaminya dianggap sebagai episode gila dalam kehidupannya.
"kejadian itu sudah tidak pernah terulang kembali." Katanya.
"Pada dasarnya, saya berharap kejadian itu tidak akan terjadi lagi. Dan aku, kalian tahu, hanya menjalani kehidupan ini hari demi hari."
Belakangan, Decker mengungkapkan kalau pada usia 7 tahun, ia pernah mengalami pemerkosaan oleh kakeknya. Ia percaya kalau roh kakeknya mungkin bertanggung jawab atas hujan misterius tersebut.
"Menurutku semua ini ialah perbuatannya. Pada waktu saya masih kecil, ia menganiayaku. Ketika ia meninggal, ia masih mencari kesempatan untuk kembali menganiayaku."
Soal itu, tidak ada yang tahu pasti. Tetapi paling tidak, Decker lega alasannya ialah kejadian ini telah berakhir.
Peter Jordan, seorang peneliti paranormal yang turut meneliti kasus Decker menawarkan pendapatnya:
"Sampai ketika ini, kasus Donald Decker ialah kasus paling menarik dan paling penting yang pernah saya tangani. Ini tidak berarti kalau saya percaya kejadian ini menawarkan bukti positif mengenai kerasukan setan. Namun, dalam kasus ini, dan dari pengalaman pribadiku, kejadian ini memang paling mendekati hipotesis itu."
Benarkah semua kejadian ini diakibatkan oleh roh jahat?
Ataukah Don Decker mempunyai kekuatan seorang mutan menyerupai Storm dalam film X Men?
Kalau bukan, apa yang menyebabkannya?
Paling tidak, ada sembilan saksi yang menyaksikan kejadian itu, termasuk petugas polisi James Bauman yang ketika ini sudah menjadi kepala polisi tempat Stroudsburg.
Namun dongeng ini belum berakhir begitu saja. 10 tahun kemudian, tim Unsolved Mysteries pergi menuju Stroudsburg untuk mengerjakan tayangan mengenai Don Decker. Setelah menuntaskan semua wawancara yang dibutuhkan, sembilan orang kru kembali ke motel untuk tidur dan beristirahat. Keesokan paginya, ketika mereka keluar dari kamar masing-masing, mereka menemukan air dalam jumlah besar menggenangi lantai dimana kamar mereka berada. Anehnya, lantai lain yang tidak ditinggali kru tidak mengalami persoalan ini.
Tidak ada satupun yang bisa menjelaskan asal air yang misterius itu.
Baca juga: Wajah-wajah misterius dari Belmez.
(unsolved.com, mcdowellnews.com)