Foo Fighters - Objek-Objek Terbang Misterius Pada Masa Perang Dunia Ii

Ketika membaca dua kata pertama pada judul di atas, mungkin kalian mengira blog enigma telah menjelma blog yang membahas musik. Sebenarnya tidak. Saya masih menulis soal misteri. Selama ini foo fighters memang lebih dikenal sebagai nama sebuah grup musik. Namun bergotong-royong nama itu telah dipakai pada masa perang dunia II sebagai julukan terhadap objek-objek terbang misterius yang sering terlihat oleh para pilot pesawat tempur.


Selama perang dunia II, pertempuran udara sering terjadi antara pihak Amerika dengan pihak Jerman. Dan pada dikala itulah pilot dari kedua belah pihak mengalami perjumpaan dengan objek-objek misterius di udara. Peristiwa ini dianggap sebagai salah satu insiden terbesar dalam sejarah ufo dan hingga dikala ini fenomena ini masih belum terpecahkan.

Kisah resminya dimulai pada November 1944. Waktu itu satu armada pesawat sekutu sedang melaksanakan penerbangan melintasi wilayah Jerman pada malam hari. Tiba-tiba salah seorang pilot menyaksikan sebuah objek bundar bercahaya sedang membuntuti armada mereka. Pilot itu mendeskripsikan objek tersebut menyerupai bola api bercahaya dengan sinar berwarna merah, putih dan kuning. Tidak berapa usang kemudian, objek itu melaksanakan manuver dan menghilang begitu saja.

Penampakan ini menandai dimulainya sebuah fenomena misterius yang disebut foo fighters.

Pihak sekutu sama sekali tidak mengetahui identitas objek tersebut. Pada penampakan tersebut, objek itu terbang dengan mengikuti deretan armada pesawat, seolah-olah dikendalikan oleh tangan tak terlihat. Objek itu juga tidak terlihat mengancam pesawat-pesawat lainnya.

Pada mulanya, militer sekutu mengira bahwa objek tersebut ialah sebuah pesawat jasus atau senjata diam-diam Jerman. Namun tidak usang sehabis itu, pihak Jerman dan Jepang melaporkan penampakan yang sama.

Sekarang kedua belah pihak menyadari bahwa mereka sedang berhadapan dengan sesuatu yang lain.

Walaupun legenda foo fighters secara resmi dimulai pada tahun 1944, namun penampakan objek-objek absurd di langit telah mewarnai masa perang dunia II dari semenjak tahun 1941.

Misalnya, pada pertengahan tahun 1942, seorang pilot pesawat tempur Australia yang sedang berpatroli di atas semenanjung Tasmania menyaksikan sebuah objek bundar berwarna perunggu bermanuver mendekati pesawatnya. Pilot tersebut memperkirakan objek tersebut mempunyai panjang 45 meter dengan diameter 15 meter dan mempunyai kubah kecil di atas pesawatnya. Selama beberapa saat, Objek itu terlihat hanya menyerupai mengamat-ngamati, kemudian dalam sekejap menghilang begitu saja.

Ketika membaca dua kata pertama pada judul di atas Foo fighters - objek-objek terbang misterius pada masa perang dunia II
Apabila dalam beberapa kesempatan para saksi mata hanya menyaksikan satu objek, maka satu armada objek ini pernah terlihat oleh militer Amerika pada bulan Agustus 1942. Saat itu sekitar 150 objek berwarna perak terang terlihat di langit oleh militer Amerika yang sedang bermarkas di Solomon Island. Objek-objek tersebut tidak mempunyai ekor atau sayap, namun bergerak dengan lambat di udara.

Lalu pada Desember 1942, seorang pilot Inggris yang sedang terbang melintasi Perancis dengan pesawat Hurricane Interceptor tiba-tiba menyaksikan dua cahaya melesat dari arah bumi menuju ketinggian pesawatnya di sekitar 7.000 kaki. Pada awalnya ia mengira kedua cahaya tersebut sebagai api pemancar. Namun kemudian, ia segera menyadari bahwa objek tersebut bukan menyerupai yang dipikirkannya. Kedua cahaya tersebut tiba-tiba berhenti melesat dan mulai terbang mengikuti pesawatnya hingga beberapa mil.

Ketika penampakan ini pertama kali dilaporkan, para peneliti menganggap para pilot pesawat tempur hanya mengalami halusinasi akhir disorientasi. Namun puluhan tahun kemudian, anggapan ini dibantah oleh pihak militer Inggris. Pada tahun 1990-an, militer Inggris merilis dokumen diam-diam yang menyebutkan adanya perjumpaan-perjumpaan dengan objek misterius ini.

Ketika membaca dua kata pertama pada judul di atas Foo fighters - objek-objek terbang misterius pada masa perang dunia II
Contohnya, berdasarkan dokumen itu, pada tanggal 28 November 1942, pesawat tempur Inggris yang melintasi kota Turin menyaksikan sebuah objek terbang tak dikenal. Panjang objek itu sekitar 60-90 meter dengan diameter sekitar 15 meter. Kecepatan objek itu diperkirakan mencapai 500 mil perjam dan mempunyai empat cahaya merah di sepanjang tubuhnya. Sang pilot yang berjulukan Captain Lever mengakui bahwa ia pernah menjumpai objek serupa tiga bulan sebelumnya di utara Amsterdam.

Masih dari dokumen yang sama, Para pilot pesawat tempur Inggris juga melaporkan adanya objek-objek serupa pada 26 Mei 1943 di Essen, Jerman. Salah seorang pilot angkatan udara Charles Bastien mendeskripsikan objek tersebut dengan kalimat :

"Dua bulatan menyerupai kabut yang bercahaya terbang dengan kecepatan tinggi dan sanggup mengubah arah dengan tiba-tiba."

Dalam banyak kasus foo fighters, objek misterius tersebut boleh dibilang tidak pernah mengganggu pesawat-pesawat militer. Namun sebuah kisah menarik diceritakan oleh Leonard Stringfield, seorang pensiunan angkatan udara yang beralih menjadi ufolog.

Ia mengaku juga pernah menjumpai objek serupa di atas Iwo jima ketika sedang menerbangkan Curtiss Wright C-46 Commando. Objek yang dilihatnya berbentuk menyerupai tetesan air mata berwarna putih terang.

Ketika membaca dua kata pertama pada judul di atas Foo fighters - objek-objek terbang misterius pada masa perang dunia II
Leonard juga menyampaikan bahwa instrumen navigasi pesawatnya menjadi kacau untuk sesaat ketika objek itu muncul. Namun sesaat kemudian objek tersebut menghilang dan instrumen pesawat kembali normal.

Nama Foo Fighters kemudian menjadi sangat dikenal sehabis pada 15 Januari 1945, Majalah Time mengangkat kisah ini dengan judul artikel "foo fighter". Artikel itu menceritakan bahwa "sekumpulan bola api" di langit mengejar pesawat-pesawat tempur Amerika pada malam hari selama berbulan-bulan. Masih berdasarkan majalah Time, fenomena itu muncul dalam banyak sekali variasi, namun para pilot umumnya oke bahwa cahaya-cahaya absurd itu membuntuti pesawat mereka dalam jarak dekat.

Pada satu kesempatan, sebuah pesawat B-29 disebut berhasil menembak salah satu objek misterius tersebut. Objek itu terpecah menjadi beberapa penggalan dan jatuh ke bumi. Namun tidak ada keterangan lebih lanjut dari pihak militer.

Mereka yang meneliti fenomena ini mengajukan beberapa kemungkinan mengenai identitas foo fighters, mulai dari pelepasan listrik dari sayap pesawat hingga fenomena alam yang disebut ball of lightning.

Namun, dari antara semua teori tersebut, ada satu yang menarik, yaitu teori yang dikemukakan oleh seorang penulis berjulukan Renato Vesco. Ia menyampaikan bahwa objek tersebut ialah senjata diam-diam Nazi. Menurutnya, foo fighters ialah sebuah jet yang berjulukan feurball (fireball) yang diluncurkan dari darat.

Jet ini yang dikendalikan pribadi oleh perwira SS mempunyai bentuk menyerupai tempurung kura-kura. Tabung Klystron yang ada di dalam peralatan itu dikombinasikan dengan materi bakar jet akan menciptakan objek itu terlihat bercahaya.

Tujuan jet ini jelas, untuk mengganggu konsentrasi para pilot pesawat tempur musuh. Menurut Vesco juga, elektrostatik di dalam jet sanggup mengacaukan sistem penyalaan mesin pesawat bomber. Ini mungkin menjelaskan mengapa dalam beberapa kesempatan mesin pesawat tiba-tiba mati ketika berjumpa dengan objek ini. Tapi entah darimana Vesco menerima gosip ini alasannya ialah hingga kini tidak ada bukti bahwa pihak Nazi mempunyai jet misterius ini.

Dan sama menyerupai kisah-kisah perjumpaan dengan ufo yang tidak terpecahkan lainnya, kisah foo fighters yang luar biasa ini berakhir hanya di literatur-literatur para peneliti ufo.

(wikipedia, ezinearticles.com, ufocasebook.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel