Misteri Gravity Hill - Penjelasan

Di beberapa daerah di dunia, ada wilayah-wilayah yang tampaknya tidak mengikuti aturan aturan gravitasi yang universal. Wilayah ini sering disebut dengan Gravity Hill atau Magnetic Hill.


Di Gravity Hill, kalau kita menghentikan kendaraan beroda empat di tengah jalan dan melepas remnya, maka, perlahan-lahan kendaraan beroda empat tersebut akan bergerak sendiri meluncur ke jalan yang menanjak. Jika kita menuangkan air ke tengah jalan, maka air tersebut akan mengalir ke arah jalan yang menanjak. Seakan-akan, gravitasi tidak berfungsi di daerah ini.

Banyak orang menyamakan Gravity Hill dengan Mystery Spot, padahal keduanya terang berbeda. Mystery Spot ialah sebuah daerah atraksi turis di Santa Cruz, California yang dibuka tahun 1939. Di Mystery Spot, menyerupai yang ada di Santa Cruz contohnya, ada rumah dan ada atraksi-atraksi yang memperlihatkan bahwa aturan gravitasi tidak berlaku. Di Mystery Spot, seseorang sanggup bangun di dinding sebuah rumah dan tidak akan terjatuh.

Sedangkan Gravity Hill hanyalah berupa wilayah atau jalan yang panjang, tidak ada atraksi atau daerah penjualan tiket. Satu-satunya atraksi di Gravity Hill ialah melihat kendaraan beroda empat bergerak ke jalan yang menanjak.

gravitasi universal yang diciptakannya ?

Jawabannya ialah : tidak !

Hukum gravitasi tetap berlaku di daerah ini. Bahkan Gravity Hill memperlihatkan unggulnya aturan Gravitasi dibanding pengamatan dan persepsi manusia. Di Gravity Hill, terbukti bahwa persepsi tidak sama dengan realita.

Jadi, apa yang mengakibatkan fenomena ini bergotong-royong ?

Jawabannya ialah Ilusi Optikal atau Ilusi Visual. Teori ini telah diuji coba oleh para ilmuwan dan dianggap sebagai klarifikasi yang paling akurat.

Ilusi optikal sering dipakai oleh para pesulap atau ilusionist untuk membuat efek-efek yang membuat kita takjub menyerupai membuat gajah menghilang di tengah panggung atau memunculkannya kembali.

Namun, delusi optikal yang ada di Gravity Hill tidak tercipta akhir pengaturan dan desain manusia. Alam dengan caranya yang unik tetapkan untuk memperlihatkan sedikit hiburan kepada manusia.

Percaya atau tidak, di wilayah Gravity Hill, susunan pepohonan, jalan, arah pandang dan horizon (tapal batas) bekerja sama untuk membuat delusi yang luar biasa, saking luar biasanya sehingga mata kita tertipu dan persepsi kita dibelokkan.

Maksud saya adalah, delusi yang diciptakannya membuat jalan raya yang menurun terlihat menyerupai menanjak.

Jadi saat kita mematikan mesin kendaraan beroda empat dan melepas rem, kendaraan beroda empat itu sesungguhnya patuh kepada aturan gravitasi dengan bergerak mengikuti jalan yang menurun. Tetapi mata kita membangkang terhadap realita. Kita melihat jalan yang menurun itu menyerupai jalan yang menanjak.

Apa buktinya ?

Saya tahu memang sangat sukar bagi kita untuk mendapatkan klarifikasi ini. Tapi kesimpulan ini telah dikonfirmasikan oleh pengujian dan pengukuran dengan teknologi canggih.

Fisikawan Brock Weiss dari pennsylvania State University berkata : "Jalur jalan yang ada di daerah itu mempunyai lekuk yang memperlihatkan imbas seperti jalur itu menanjak. Ini ditambah lagi dengan posisi pohon di sekitarnya dengan horizon yang membengkok yang balasannya bercampur aduk dan menipu mata kita."

Bagi mata kita, sebuah jalan terlihat menyerupai menanjak. Namun pengukuran yang dilakukan, dengan GPS misalnya, memperlihatkan bahwa jalan itu sesungguhnya menurun.

Faktor terpenting dari penciptaan delusi ini ialah horizon atau tapal batas yang terganggu. Tanpa adanya horizon, maka melihat apakah sebuah jalan menanjak atau menurun akan menjadi sangat sulit.

Untuk mempermudah kalian memahaminya, saya menemukan ilustrasi yang sangat manis mengenai delusi ini. Gambar-gambar di bawah ini dibentuk oleh seorang Jepang berjulukan Akiyoshi.

Lihatlah gambar-gambar di bawah ini. Ingat yang saya tulis di atas, bahwa Horizon atau tapal batas sangat penting dalam penciptaan delusi ini.

Jika kita melihat gambar di sebelah kiri di bawah ini, maka kita akan melihat jalan raya itu menyerupai menanjak. Tapi saat kita menambah horizon menyerupai di gambar sebelah kanan, maka jalan raya itu akan terlihat menurun.

Mystery Spot - penjelasan.

(aip.org, math.ucr.edu, sciencedaily.com, hubpages.com, csicop.org, psy.ritsumei.ac.jp)


Komentar Pilihan :


inoshi said...

Mata memang sumber penipuan, jiwa suci yang sanggup menjadi pegangan. Pengujiannya cobalah ajak seorang buta untuk ikut mencicipi jalan tersebut. orang buta tidak kenal delusi optic, dan beliau paham jalan turun atau menanjak.

December 28, 2009 8:58 PM

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel