Legenda Jersey Devil - Monster Terbang Berkepala Kuda Dari Pine Barrens

Berkepala mirip kuda dengan sepasang sayap yang besar, Jersey Devil telah membawa teror dan ketakutan selama lebih dari 250 tahun. Walapun identitasnya masih misterius, ada banyak aspek dari legenda monster ini yang menciptakan para skeptis pun terpaksa harus mengakui adanya unsur kebenaran di dalamnya, mirip penampakan makhluk ini yang dilaporkan oleh lebih dari 1.000 orang di 30 kota pada tahun 1909.


Jersey Devil yang kadang juga disebut Leeds Devil yaitu makhluk cryptid legendaris yang mendiami wilayah Pine Barrens di New Jersey Selatan. Makhluk ini memliki kepala mirip kuda bertanduk dan mempunyai sepasang sayap yang memampukannya untuk terbang.

makhluk aneh dengan kepala berbentuk kuda bertanduk dengan dua sayap mirip kelelawar dan ekor panjang yang ujungnya mirip garpu.

Segera sehabis ia berubah bentuk, makhluk itu menggeram dan menjerit tidak karuan. Lalu ia membunuh bidan yang membantu kelahirannya dan terbang keluar lewat cerobong asap. Ia terbang mengelilingi desa untuk beberapa ketika sebelum menghilang di area Pine Barrens.

makhluk ini.

Setelah teror tahun 1909, Jersey Devil menghilang entah kemana.

Lalu, ia kembali muncul pada tahun 1927. Saat itu, seorang pengemudi taksi yang sedang dalam perjalanannya menuju Salem mengalami pecah ban. Ia berhenti untuk mengganti bannya. Sementara ia mengganti ban, ia dikejutkan dengan bunyi kepakan sayap dan ia melihat makhluk absurd yang bangun tegak dan berbulu lebat mendarat di atas atap taksinya. Makhluk itu menggoyang-goyangkan mobilnya dengan kencang dan lalu terbang kembali. Supir Taksi itu percaya bila ia telah melihat Jersey Devil.

Pada tahun 1951, seorang bocah berusia 10 tahun di Gibbstown, New Jersey, mengaku melihat seekor monster absurd serupa Jersey Devil yang menjerit di akrab DuPont Clubhouse. Monster ini menciptakan bocah tersebut pingsan sebab ketakutan.

Laporan penampakan yang paling gres terjadi pada pertengah Desember 1993. Saat itu, seorang polisi hutan berjulukan John Irwin sedang menyetir di sepanjang sungai Mullica di New Jersey ketika ia dikejutkan dengan seekor makhluk berkaki dua dan berbulu yang melompat ke depan mobilnya. Kepalanya mirip rusa dengan tanduk dan matanya berwarna merah menyala. Makhluk itu memandang Irwin untuk beberapa ketika dan lalu berlari ke dalam hutan.

Peristiwa mirip juga terjadi pada tahun 1995 ketika Sue Dupre yang sedang menyetir di akrab sebuah danau di New Jersey dikejutkan dengan seekor binatang yang melompat menyeberangi jalan. Hewan itu disebutnya mempunyai kepala mirip Armadillo.

Walaupun ada kemungkinan bila Irwin dan Dupre melihat seekor rusa, namun keduanya percaya bila mereka telah mengalami perjumpaan dengan Jersey Devil.

Makhluk apakah Jersey Devil ini sebenarnya? Benarkah makhluk mirip ini benar-benar ada?

Makhluk apakah itu?
Beberapa skeptis percaya bila Jersey Devil bekerjsama hanyalah karangan dari para imigran Inggris. Sejak dulu, Pine Barrens merupakan wilayah yang terisolasi. Karena itu, kawasan itu menjadi kawasan favorit bagi mereka yang mencari perlindungan, termasuk para pemberontak keagamaan, buronan sampai para desertir militer. Kelompok orang-orang yang bersembunyi tersebut lalu membentuk kelompok yang disebut Pineys.

Karena adanya kelompok ini, Pine Barrens dianggap sebagai lokasi yang rawan dan berbahaya. Kombinasi antara persepsi dan imajinasi para penduduk sekitar mungkin telah membantu terciptanya legenda Jersey Devil sebab lebih praktis membayangkan adanya seekor makhluk mengerikan tiba dari kawasan yang rawan mirip itu.

Misalnya, ketika mereka menjumpai seekor makhluk biasa mirip rusa, mungkin mereka akan segera menganggapnya sebagai makhluk setengah setan yang lalu melahirkan legenda Jersey Devil. Dengan kata lain, berdasarkan para skeptis ini, Jersey Devil hanyalah sebuah hoax yang disusul oleh misidentifikasi terhadap hewan-hewan biasa.

Seorang pengarang berjulukan Tom Brown Jr juga percaya hal ini. Ia pernah menghabiskan beberapa waktu di hutan Pine Barrens dan dalam beberapa kesempatan, para pendaki mengira ia yaitu Jersey Devil sehabis ia menyelimuti tubuhnya dengan lumpur untuk mengusir nyamuk.

Namun teori hoax ini tampaknya tidak bisa menjelaskan penampakan massal yang terjadi pada tahun 1909 yang dilaporkan oleh lebih dari 1.000 orang di 30 kota. Apakah mungkin ribuan orang tersebut berbohong atau salah identifikasi?

Lain lagi pendapat arkeolog Paula Perrault. Paula percaya bila Jersey Devil kemungkinan memang benar adanya. Namun, ia hanyalah seekor binatang yang mengalami kelainan genetika. Fenomena kelainan genetika ini biasa ditemukan di wilayah Pine Barrens. Kadang para peneliti bisa menemukan binatang dengan warna yang absurd atau binatang yang berkepala dua di kawasan ini. Dari perspektif arkeologi, Perrault berspekulasi bila kemungkinan ada satu jenis deposit mineral di area tersebut yang telah menimbulkan mutasi genetika ini.

Namun, Paula tidak bisa memilih jenis binatang apa yang mengalami kelainan genetika sehingga membuatnya menjadi makhluk berkepala kuda dengan sayap yang memampukannya terbang.

Beberapa peneliti lain, terutama para Cryptozoologist percaya bila Jersey Devil benar-benar ada dan merupakan makhluk Cryptid, dengan kata lain, makhluk yang belum dikenal oleh sains modern.

Beberapa elemen yang mendukung teori ini antara lain penampilan makhluk tersebut yang menampilkan beberapa ciri binatang purba, mirip kepala berbentuk kuda, sayap dan ekor panjang. Jika makhluk ini berkembang biak, maka masuk akal bila penampakan Jersey Devil terus muncul selama berabad-abad.

Selain makhluk yang mungkin belum terklasifikasi oleh sains, beberapa Cryptozologyst lain, termasuk salah spesialis dari Smithsonian percaya bila Jersey Devil mungkin yaitu makhluk purba yang masih bertahan hidup. Salah satu dugaan mereka yaitu Dimorphodon, sejenis Pterosaurus yang sudah usang dianggap punah.

makhluk purba ini mungkin telah berhasil bertahan hidup dengan cara tinggal di gua-gua bawah tanah.

Para ilmuwan dari banyak sekali bidang mungkin telah mencoba untuk melihat legenda ini dari perspektif masing-masing, namun bagi sebagian besar masyarakat Pine Barrens, Jersey Devil yaitu makhluk yang aktual dan mereka percaya bila makhluk itu benar-benar penjelmaan setan sesuai dengan namanya.

Pada tahun 1730, Bernjamin Franklin pernah menulis mengenai sebuah pengadilan terhadap seorang penyihir yang dilakukan di akrab Mt.Holly, New Jersey. Salah satu legenda yang berkaitan menyebutkan bila Nyonya Leeds, Ibu dari Jersey Devil, yaitu penyihir yang diadili itu. Wajar bila anaknya yang ke-13 lalu menjadi makhluk setan mirip Jersey Devil.

"Mungkin Jersey Devil tidak pernah ada,"Kata Angus Gillespie, seorang profesor sejarah Amerika di Rutgers University, New Jersey. "Namun, dari sudut pandang kisah-kisah rakyat, yaitu sebuah fakta bila kisah itu aktual dikarenakan telah diceritakan di Jersey Selatan semenjak tahun 1735. Ini menciptakan Jersey Devil menjadi monster paling renta dalam sejarah Amerika."

Tulang belulang Jersey Devil memang tidak pernah ditemukan dan kita tidak memliki bukti besar lengan berkuasa mengenai keberadaannya selain kesaksian dari ekspresi ke mulut. Namun, yang niscaya ada sesuatu yang menciptakan lebih dari 1.000 penduduk di 30 kota ketakutan pada tahun 1909.

Jadi, mungkin Jersey Devil memang benar-benar ada, walaupun kita mungkin tidak akan pernah tahu identitasnya yang sebenarnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel