Misteri Fenomena Ufo Viborg
Wednesday, December 9, 2009
Edit
Pada 11 April 1975, seorang polisi mengunjungi sebuah toko basuh cetak foto langganannya di Viborg, Denmark. Sesampai disitu, penjaga toko kenalannya memperlihatkan kepadanya sebuah foto yang misterius. Foto itu memperlihatkan adanya objek mirip awan yang berbentuk ufo.
Tidak semua fenomena sanggup dijelaskan secara ilmiah, namun kebanyakan ternyata sanggup dijelaskan secara ilmiah. Seperti fenomena ini contohnya.
Para peneliti ufo menyebut objek di dalam foto itu sebagai ufo Viborg. Ketika pertama kali diperlihatkan ke publik tahun 1979, foto itu segera menjadi objek penelitian intensif para ufolog, peneliti independen dan bahkan militer Denmark.
Polisi yang melihat foto tersebut, kemudian meminta nama dan alamat pemilik foto yang ternyata seorang pengusaha lokal berjulukan Mr. Laursen. Ia kemudian mendatanginya dan mulai mengadakan wawancara. Transkrip wawancara itu dibentuk dalam bentuk laporan dan diserahkan ke kepala penerbangan skuadron pesawat tempur Denmark dan salinannya diserahkan ke dinas diam-diam polisi Denmark untuk diteliti lebih lanjut.
Menurut Mr. Laursen, foto itu diambil pada tanggal 17 November 1974 sekitar pukul 9 pagi. Ia sedang berjalan bersama anjingnya di tepi danau Norre So di Viborg untuk memotret burung-burung yang beterbangan di situ. Temperatur ketika itu diperkirakan sekitar 5 derajat celcius dan langit terlihat cerah dengan sedikit kabut di atas permukaan danau.
Kemudian ia segera menyadari adanya awan berbentuk absurd menggantung di langit. Ia meraih kameranya dan memotretnya. Lalu Ia melihat ke sekelilingnya, berharap ada orang lain yang juga melihatnya. Namun ternyata ia sendirian disitu. Beberapa waktu kemudian, awan absurd itu menghilang.

Mr. Laursen kemudian menyerahkan negatif film foto itu kepada petugas polisi tersebut dan memintanya untuk menyelidikinya.
Dari foto tersebut, terlihat sebuah objek mirip awan berbentuk ubur-ubur dengan diameter sekitar 20 meter. bentuknya yang aerodinamis segera mengingatkan kita pada bentuk-bentuk ufo klasik.
Ketika kita melihat bentuknya yang indah, mungkin sebagian dari kalian akan segera menyebutnya sebagai rekayasa. Namun, perlu diingat, foto ini diambil pada tahun 1974 dan diperlihatkan ke publik pada tahun 1979. Saat itu belum ada teknologi photoshop. Lagipula foto ini telah diteliti dan dinyatakan asli.
Teori-teori yang diajukan mengenai objek dalam foto ini menjadi sangat bermacam-macam tergantung dari latar belakang keilmuan pihak yang menelitinya.
Misalnya, bagi sebagian besar ufolog, objek tersebut ialah sebuah pesawat alien yang sedang berkamuflase dalam rupa awan.
Menurut Colman Vonkeviczky, seorang mantan militer dan peneliti ufo, objek tersebut ialah sebuah pesawat tanpa mesin pendorong. Sebagai komplemen ia menyampaikan bahwa bayangan dari pesawat tersebut memperlihatkan adanya objek metalik dengan struktur berupa "dome" dengan sebuah cincin yang mengakibatkan adanya awan kabut disekelilingnya.
Michael Hasemann, seorang penulis masalah-masalah ufo dari jerman juga memperlihatkan pendapatnya mengenai objek tersebut :
"Efek penguapan yang ada pada objek tersebut memperlihatkan bahwa permukaan ufo tersebut mempunyai suhu yang lebih rendah dari minus 180 derajat celcius. Karena karakterisitik inilah maka udara yang mengelilinginya mulai mencair dan mengalir ke bawah yang membuat objek tersebut terlihat mirip mempunyai ekor ubur-ubur."
Walaupun begitu, tidak semua organisasi peneliti ufo oke dengan pendapat itu.
Sebuah organisasi berjulukan Ground Saucer Watch (GSW) yang merupakan seorang andal peneliti foto misterius menyimpulkan bahwa objek tersebut ialah sebuah awan kumulus.
Dan kesimpulan GSW ini terbukti menjadi awal pemecahan misteri ufo Viborg.
Kesimpulan GSW ini kemudian dikuatkan oleh Skuadron pesawat tempur Denmark. Menurut mereka, objek tersebut ialah sebuah fenomena awan aneh yang terbentuk akhir adanya pelepasan uap panas air. Untuk membuktikannya, kepala skuadron segera menghubungi Viborg Heating Instalation (VHI) untuk mengadakan pengujian lanjutan.
Menurut VHI, ketika uap panas air terlepas ke udara, memang kadang sanggup tercipta fenomena mirip yang terlihat pada foto ufo Viborg. Apalagi pada ketika mesin "boiler" sedang dibersihkan.
Ketika lokasi pemotretan diperiksa, para peneliti menemukan ada sebuah cerobong pemanasan yang mungkin bertanggung jawab atas fenomena itu.
Jarak antara Mr Laursen yang mengambil foto dengan cerobong tersebut sekitar 350 meter. Saat itu ada angin ribut dengan kecepatan sekitar 20 knots yang bertiup dari barat daya. Angin inilah yang dianggap telah membawa uap dari cerobong dan mengakibatkan terbentuknya ufo Viborg.
Misteri ini terpecahkan !
Namun, gres 19 tahun kemudian, orang-orang sanggup melihat teori ini menjadi kenyataan.
Pada tahun 1993, Ned Kahn, seorang seniman yang terinspirasi oleh fenomena-fenomena alam mirip api, angin dan air berniat mencipta ulang fenomena ufo Viborg dengan membuat sebuah alat yang sanggup menyemburkan uap.
Ketika ia menjalankan mesin buatannya, maka mirip sebuah deja vu, ufo Viborg kembali muncul, namun kali ini di sebuah studio.

Manifestasi awan yang dibentuk Kahn dikenal dengan sebutan toroidal vortex atau cincin awan. Luar biasanya, ia berhasil membuat awan yang sangat mirip ufo Viborg. Perbedaannya hanyalah pada ukuran awan yang tercipta.
Menariknya, tenyata bukan hanya pelepasan uap panas yang sanggup membuat awan absurd mirip itu. Sebuah penyembur api berukuran besar ternyata juga sanggup membuat awan ubur-ubur mirip yang terlihat pada foto di bawah ini. Awan ini terlihat pada ekspo Burning Man di Nevada.

Apakah uap air ataukah penyembur api raksasa. Fenomena ufo Viborg telah berhasil dipecahkan dengan sempurna.
(caelistia.com, forgetomori.com)
Tidak semua fenomena sanggup dijelaskan secara ilmiah, namun kebanyakan ternyata sanggup dijelaskan secara ilmiah. Seperti fenomena ini contohnya.
Para peneliti ufo menyebut objek di dalam foto itu sebagai ufo Viborg. Ketika pertama kali diperlihatkan ke publik tahun 1979, foto itu segera menjadi objek penelitian intensif para ufolog, peneliti independen dan bahkan militer Denmark.
Polisi yang melihat foto tersebut, kemudian meminta nama dan alamat pemilik foto yang ternyata seorang pengusaha lokal berjulukan Mr. Laursen. Ia kemudian mendatanginya dan mulai mengadakan wawancara. Transkrip wawancara itu dibentuk dalam bentuk laporan dan diserahkan ke kepala penerbangan skuadron pesawat tempur Denmark dan salinannya diserahkan ke dinas diam-diam polisi Denmark untuk diteliti lebih lanjut.
Menurut Mr. Laursen, foto itu diambil pada tanggal 17 November 1974 sekitar pukul 9 pagi. Ia sedang berjalan bersama anjingnya di tepi danau Norre So di Viborg untuk memotret burung-burung yang beterbangan di situ. Temperatur ketika itu diperkirakan sekitar 5 derajat celcius dan langit terlihat cerah dengan sedikit kabut di atas permukaan danau.
Kemudian ia segera menyadari adanya awan berbentuk absurd menggantung di langit. Ia meraih kameranya dan memotretnya. Lalu Ia melihat ke sekelilingnya, berharap ada orang lain yang juga melihatnya. Namun ternyata ia sendirian disitu. Beberapa waktu kemudian, awan absurd itu menghilang.

Mr. Laursen kemudian menyerahkan negatif film foto itu kepada petugas polisi tersebut dan memintanya untuk menyelidikinya.
Dari foto tersebut, terlihat sebuah objek mirip awan berbentuk ubur-ubur dengan diameter sekitar 20 meter. bentuknya yang aerodinamis segera mengingatkan kita pada bentuk-bentuk ufo klasik.
Ketika kita melihat bentuknya yang indah, mungkin sebagian dari kalian akan segera menyebutnya sebagai rekayasa. Namun, perlu diingat, foto ini diambil pada tahun 1974 dan diperlihatkan ke publik pada tahun 1979. Saat itu belum ada teknologi photoshop. Lagipula foto ini telah diteliti dan dinyatakan asli.
Teori-teori yang diajukan mengenai objek dalam foto ini menjadi sangat bermacam-macam tergantung dari latar belakang keilmuan pihak yang menelitinya.
Misalnya, bagi sebagian besar ufolog, objek tersebut ialah sebuah pesawat alien yang sedang berkamuflase dalam rupa awan.
Menurut Colman Vonkeviczky, seorang mantan militer dan peneliti ufo, objek tersebut ialah sebuah pesawat tanpa mesin pendorong. Sebagai komplemen ia menyampaikan bahwa bayangan dari pesawat tersebut memperlihatkan adanya objek metalik dengan struktur berupa "dome" dengan sebuah cincin yang mengakibatkan adanya awan kabut disekelilingnya.
Michael Hasemann, seorang penulis masalah-masalah ufo dari jerman juga memperlihatkan pendapatnya mengenai objek tersebut :
"Efek penguapan yang ada pada objek tersebut memperlihatkan bahwa permukaan ufo tersebut mempunyai suhu yang lebih rendah dari minus 180 derajat celcius. Karena karakterisitik inilah maka udara yang mengelilinginya mulai mencair dan mengalir ke bawah yang membuat objek tersebut terlihat mirip mempunyai ekor ubur-ubur."
Walaupun begitu, tidak semua organisasi peneliti ufo oke dengan pendapat itu.
Sebuah organisasi berjulukan Ground Saucer Watch (GSW) yang merupakan seorang andal peneliti foto misterius menyimpulkan bahwa objek tersebut ialah sebuah awan kumulus.
Dan kesimpulan GSW ini terbukti menjadi awal pemecahan misteri ufo Viborg.
Kesimpulan GSW ini kemudian dikuatkan oleh Skuadron pesawat tempur Denmark. Menurut mereka, objek tersebut ialah sebuah fenomena awan aneh yang terbentuk akhir adanya pelepasan uap panas air. Untuk membuktikannya, kepala skuadron segera menghubungi Viborg Heating Instalation (VHI) untuk mengadakan pengujian lanjutan.
Menurut VHI, ketika uap panas air terlepas ke udara, memang kadang sanggup tercipta fenomena mirip yang terlihat pada foto ufo Viborg. Apalagi pada ketika mesin "boiler" sedang dibersihkan.
Ketika lokasi pemotretan diperiksa, para peneliti menemukan ada sebuah cerobong pemanasan yang mungkin bertanggung jawab atas fenomena itu.
Jarak antara Mr Laursen yang mengambil foto dengan cerobong tersebut sekitar 350 meter. Saat itu ada angin ribut dengan kecepatan sekitar 20 knots yang bertiup dari barat daya. Angin inilah yang dianggap telah membawa uap dari cerobong dan mengakibatkan terbentuknya ufo Viborg.
Misteri ini terpecahkan !
Namun, gres 19 tahun kemudian, orang-orang sanggup melihat teori ini menjadi kenyataan.
Pada tahun 1993, Ned Kahn, seorang seniman yang terinspirasi oleh fenomena-fenomena alam mirip api, angin dan air berniat mencipta ulang fenomena ufo Viborg dengan membuat sebuah alat yang sanggup menyemburkan uap.
Ketika ia menjalankan mesin buatannya, maka mirip sebuah deja vu, ufo Viborg kembali muncul, namun kali ini di sebuah studio.

Manifestasi awan yang dibentuk Kahn dikenal dengan sebutan toroidal vortex atau cincin awan. Luar biasanya, ia berhasil membuat awan yang sangat mirip ufo Viborg. Perbedaannya hanyalah pada ukuran awan yang tercipta.
Menariknya, tenyata bukan hanya pelepasan uap panas yang sanggup membuat awan absurd mirip itu. Sebuah penyembur api berukuran besar ternyata juga sanggup membuat awan ubur-ubur mirip yang terlihat pada foto di bawah ini. Awan ini terlihat pada ekspo Burning Man di Nevada.

Apakah uap air ataukah penyembur api raksasa. Fenomena ufo Viborg telah berhasil dipecahkan dengan sempurna.
(caelistia.com, forgetomori.com)
